Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sosialisasi Ganjil Genap Usai, Besok Pelanggar Mulai Ditindak

Polda Metro Jaya menegaskan sosialisasi pemberlakuan kembali sistem ganjil genap kepada warga Jakarta akan berakhir pada hari ini, Minggu (9/8/2020).
Newswire
Newswire - Bisnis.com 09 Agustus 2020  |  13:13 WIB
Petugas Ditlantas Polda Metro Jaya memberhentikan mobil berpelat nomor genap yang memasuki Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Rabu (1/8/2018). - ANTARA/Hafidz Mubarak A
Petugas Ditlantas Polda Metro Jaya memberhentikan mobil berpelat nomor genap yang memasuki Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Rabu (1/8/2018). - ANTARA/Hafidz Mubarak A

Bisnis.com, JAKARTA - Kepolisian di daerah DKI Jakarta atau Polda Metro Jaya bakal menerapkan penindakan bagi pengguna jalan yang tak mematuhi aturan dalam sistem ganjil genap mulai besok, Senin (10/8/2020).

Hal itu dipastikan Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Sambodo Purnomo Yogo. "Senin mulai penindakan," ujar Sambodo melalui pesan teks, seperti dilansir Tempo.co, Minggu (9/8/2020).

Sejak awal pekan lalu, kepolisian dan Dinas Perhubungan DKI Jakarta masih melakukan sosialisasi ganjil genap, tanpa sanksi tilang. Polisi masih akan melakukan sosialisasi kepada warga Jakarta tentang ganjil genap hingga hari ini.

Besok, pelanggar aturan ganjil genap baru ditindak. Menurut Sambodo, aturan ganjil genap tidak akan diberlakukan selama 24 jam. "Hanya pagi dan sore saja," kata Sambodo.

Pemerintah DKI Jakarta resmi menerapkan kembali aturan ganjil genap bagi kendaraan roda empat di masa PSBB transisi.

Aturan itu akan berlaku di 25 ruas jalan Ibu Kota dari Senin hingga Jumat pada pukul 06.00 - 10.00 dan 16.00 - 21.00.

Kebijakan ganjil genap ini tidak berlaku pada hari Sabtu dan Minggu, serta hari libur nasional yang ditetapkan melalui Keputusan Presiden.

Sebelumnya, ganjil genap ditiadakan mulai 15 Maret 2020 dan terus mengalami masa perpanjangan, hingga akhirnya diaktifkan kembali pada 3 Agustus 2020.

Peniadaan ganjil genap semula merupakan salah satu langkah menekan penyebaran virus Corona atau Covid-19.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

polda metro jaya ganjil genap covid-19

Sumber : Tempo

Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top