Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Djarot Kenang Sekda Saefullah: Beliau Birokrat Sejati

Mantan Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat melayangkan ucapan bela sungkawa atas wafatnya Saefullah tadi siang. Dia mengatakan hubungan dirinya dengan almarhum sudah seperti keluarga.
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 16 September 2020  |  16:13 WIB
Sekretaris DKI Jakarta Saefullah (tengah) - Bisnis.com/Nirmala Aninda
Sekretaris DKI Jakarta Saefullah (tengah) - Bisnis.com/Nirmala Aninda

Bisnis.com, JAKARTA - Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah meninggal dunia akibat virus Corona (Covid-19) pada Rabu (16/9/2020).

Mantan Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat melayangkan ucapan bela sungkawa atas wafatnya Saefullah tadi siang. Dia mengatakan hubungan dirinya dengan almarhum sudah seperti keluarga.

"Kesan saya, Pak Saefullah adalah sosok birokrat karier sejati yang merintis dari bawah," katanya ketika dihubungi Bisnis, Rabu (16/9/2020).

Politisi PDI Perjuangan tersebut mengatakan almarhum memiliki sifat-sifat terpuji, yang dilihat dari ketekunan, kerja keras, dan kesederhanaan dalam menjalani hidup.

Hal itu, katanya, menjadi nilai kebaikan yang diwariskan kepada semua warga Jakarta. Djarot juga menilai Saefullah sangat mengayomi anak buah, khususnya di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.

Dia menuturkan loyalitas dan dedikasi kepada pimpinan selalu ditunjukkan dengan kinerja untuk menyelesaikan tugas dan tanggung jawab yang diberikan kepada almarhum.

"Nilai-nilai kebaikan yang telah diwariskan almarhum patut dijadikan teladan bagi kita semua. Selamat jalan pak Saefullah, Insya Allah khusnul khotimah. Amin," tutur Djarot.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti mengonfirmasi penyebab meninggalnya Sekretaris DKI Jakarta Saefullah akibat shock sepsis irreversible dengan acute respiratory distress syndrome (ARDS) bagi pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

“Siang ini, Bapak Sekda kita, Bapak Saefullah, telah berpulang. Bapak Saefullah meninggal karena shock sepsis irreversible dengan ARDS, yaitu kerusakan pada jaringan paru akibat infeksi Covid-19,” kata Widyastuti melalui keterangan tertulis pada Rabu (16/9/2020).

Kerusakan pada jaringan paru itu, menurut Widyastuti, menyebabkan gagal napas yang tidak dapat diperbaiki. Hal ini karena tidak bisa terjadi pertukaran oksigen yang memadai.

Sindrom gawat napas akut ARDS dapat terjadi pada penderita penyakit kritis atau memiliki cedera parah. ARDS sering bersifat fatal, dan risiko ini meningkat seiring usia dan sesuai dengan tingkat keparahan penyakit.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona saefullah Djarot Saiful Hidayat covid-19
Editor : Feni Freycinetia Fitriani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top