Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Antisipasi Banjir Akhir Tahun, DKI Jakarta Gencarkan 'Gerebek Lumpur'

Kegiatan Gerebek Lumpur itu berkaitan dengan upaya pengerukan lumpur yang dilakukan secara masif di danau, sungai, waduk yang ada di wilayah DKI Jakarta.
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 21 September 2020  |  16:12 WIB
Alat berat dioperasikan untuk pengerukan endapan lumpur Waduk Pluit yang mengalami pendangkalan, di Jakarta, Selasa (11/6/2019). - Bisnis/Felix Jody Kinarwan
Alat berat dioperasikan untuk pengerukan endapan lumpur Waduk Pluit yang mengalami pendangkalan, di Jakarta, Selasa (11/6/2019). - Bisnis/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tetap mengadakan kegiatan Gerebek Lumpur di tengah pandemi Covid-19. Kegiatan Gerebek Lumpur itu berkaitan dengan upaya pengerukan lumpur yang dilakukan secara masif di danau, sungai, waduk yang ada di wilayah DKI Jakarta.

Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta Juaini mengatakan langkah itu diambil untuk membantu mengurangi proses pendangkalan dengan mengerahkan alat berat berskala hingga tiga kali lipat dari kapasitas biasanya. Apalagi, pada bulan September DKI Jakarta mulai memasuki musim penghujan.

“Kegiatan ini kita lakukan secara massif. Mulai dari saluran mikro, saluran makro, kali-kali PHB, kali-kali besar maupun waduk. Ini kita lakukan untuk mencegah atau pun mengurangi adanya genangan nanti di musim hujan,” kata Juaini saat menghadiri kegiatan Gerebek Lumpur di waduk Ria Rio, Jakarta Timur, Senin (21/9/2020).

Juaini membeberkan kegiatan Gerebek Lumpur telah dilakukan sejak Maret 2020 lalu. Sebanyak 15 alat berat berupa excavator dikerahkan untuk melakukan pengerukan lumpur di Waduk Ria Rio tersebut.

“Dengan dilaksanakannya kegiatan Gerebek Lumpur, diharapkan pencegahan banjir dapat dilakukan secara maksimal,” ujarnya.

Pada fase selanjutnya, Grebek Lumpur akan dilakukan di sungai, waduk, dan danau di DKI Jakarta. Selain itu, dalam upaya pencegahan banjir, Dinas SDA juga telah melakukan pembangunan sumur resapan, optimalisasi alat berat, serta penyiagaan sekitar 8.000 personel Pasukan Biru.

Sementara itu, Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta, Yusmada Faizal menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan Gerebek Lumpur sebagai upaya memperbesar kapasitas tampungan air dengan cara pengerukan.

"Terima kasih Dinas SDA sudah melakukan kegiatan ini. Sudah dilakukan sejak bulan Maret dan April. Dan ini sesuai arahan Pak Gubernur, bahwa urusan banjir tetap menjadi prioritas yang harus ditangani." papar Yusmada.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

banjir dki jakarta Pemprov DKI
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top