Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Rizieq Shihab Gelar Resepsi Pernikahan Putrinya, Sudah Ada Izin? Ini Kata Wagub DKI

Wagub DKI Ahmad Riza Patria belum memastikan apakah sudah ada pengajuan proposal acara pernikahan putri Rizieq Shihab yang rencananya akan berlangsung pada Sabtu (14/11/2020).
Newswire
Newswire - Bisnis.com 14 November 2020  |  15:38 WIB
Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab - Reuters
Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Wakil Gubernur atau Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengakui bahwa resepsi pernikahan di masa pandemi Covid-19 memang harus mengajukan proposal izin ke pemerintah daerah, termasuk resepsi pernikahan putri pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab.

Namun, Wagub DKI belum memastikan apakah sudah ada pengajuan proposal acara pernikahan putri Rizieq Shihab yang rencananya akan berlangsung pada malam nanti.

"Ya saya kira sudah, nanti kita cek," kata Riza Patria di Mampang, Jakarta Selatan, Sabtu (14/11/2020)

Seperti diketahui, Rizieq Shihab berencana menikahkan putrinya, Syarifah Najwa dengan pria bernama Irfan Alaydrus nanti malam. Acara tersebut digelar berbarengan dengan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dibuat oleh FPI di kawasan Petamburan, Jakarta Pusat.

Adapun, syarat-syarat menggelar pernikahan di masa pandemi Covid-19 diatur dalam Surat Edaran Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonom Kreatif DKI Jakarta Nomor 372/SE/2020 tentang pengajuan persetujuan teknis untuk kegiatan seminar atau workshop dan akad nikah atau pemberkatan atau upacara pernikahan.

Dalam surat edaran itu tercantum bahwa kegiatan yang menggunakan venue hotel bintang 4 dan 5 wajib mengajukan izin ke Dinas Parekref, sedangkan untuk hotel bintang 1 dan 2 perlu izin dari Suku Dinas Parekref di wilayah administrasi kota masing-masing.

Izin wajib diajukan oleh pengelola gedung. Permohonan izin kemudian akan dikaji, dinilai, ditinjau, dievaluasi, oleh tim gabungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Setelah langkah-langkah tersebut terpenuhi, pemilik gedung akan dipanggil untuk memaparkan bentuk protokol kesehatan yang bakal diterapkan. Proses selanjutnya adalah simulasi dan persetujuan izin dikeluarkan.

Riza Patria mengatakan ada beberapa syarat yang harus dipenuhi sebelum pesta pernikahan digelar. "Di antaranya jumlah (undangan) dibatasi 25 persen dari kapasitas gedung atau ruang pertemuan," kata Ariza.

Riza Patria mengatakan, pengajuan proposal juga berlaku untuk pesta di rumah. Bedanya, kata dia, izin diajukan atas nama perorangan. Bentuk protokol kesehatan yang wajib dilakukan dalam resepsi pernikahan antara lain pengecekan suhu badan setiap tamu, penyediaan hand sanitizer, serta pengaturan jarak.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dki jakarta fpi habib rizieq Covid-19

Sumber : Tempo.Co

Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top