Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Wagub DKI Positif Covid-19, Berikut Rincian Kegiatan dan Kontak Erat 14 Hari Sebelumnya

Ariza terinfeksi Covid-19 dari kontak erat dengan salah seorang staf pribadinya yang tertular Covid-19 dari klaster keluarga terkait.
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 30 November 2020  |  08:08 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria - Bisnis/Nyoman Ary Wahyudi
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria - Bisnis/Nyoman Ary Wahyudi

Bisnis.com, JAKARTA — Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria atau Ariza menuturkan dirinya terkonfirmasi positif Covid-19 setelah melakukan dua kali tes usap atau swab pada pekan ini.

Berdasarkan keterangan dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ariza sempat melakukan tes usap pada Kamis (26/11/2020) dengan hasil negatif. Hanya saja, hasil tes usap yang kedua menunjukkan hasil positif Covid-19 pada Jumat (27/11/2020).

“Meskipun hasil testing pada Jumat (27/11/2020) kemarin menunjukkan positif Covid-19, namun kondisi saya tetap dalam keadaan baik dan terkendali. Baik staf dan seluruh anggota keluarga saya juga sudah menjalani tes usap,” kata Ariza melalui keterangan tertulis pada Minggu (29/11/2020).

Menurut pihak  Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ariza terinfeksi Covid-19 dari kontak erat dengan salah seorang staf pribadinya yang tertular Covid-19 dari klaster keluarga terkait.

“Jadi, temuan positif Covid-19 ini adalah dari lingkungan pekerjaan, di mana ada staf saya yang tertular dari klaster keluarganya. Ini tentu menjadi perhatian kita semua untuk lebih menjaga kedisiplinan protokol kesehatan hingga di dalam keluarga sekalipun,” kata dia.

Sebelumnya, Tim Pakar Satgas Covid-19 Dewi Nur Aisyah mengimbau masyarakat agar tidak takut dan harus jujur ketika sedang ditelusuri kontak erat Covid-19.

“Karena ketika kita berbohong kepada petugas medis, penularan virusnya tidak akan berhenti ke orang-orang sekitar. Jangan sampai ada pasien positif tidak diketahui, karena tidak jujur,” tegasnya pada konferensi pers, Rabu (30/9/2020).

Pelacakan, kata Dewi, akan menarik kejadian kontak dekat yang dialami seseorang mulai dari 14 hari sebelum dinyatakan positif Covid-19.

Oleh karena itu, masyarakat juga diimbau agar tidak melakukan kegiatan yang tidak penting, sehingga lebih mudah mengingat kejadian saat dilakukan pelacakan.

“Ke luar rumah hanya jika sangat perlu saja, jangan makan atau nongkrong di tempat makan, cafe, ini nanti mempersulit diri sendiri ketika harus dilakukan tracing kontak,” jelasnya.

Kemudian, dari sisi kejujuran, masyarakat yang tengah dilakukan pelacakan juga agar jujur bahwa sudah melakukan kontak dekat dengan pasien. Orang yang tanpa gejala bukan tidak mungkin menularkan ke orang lain.

Berdasarkan catatan Bisnis, 14 hari perjalanan Ariza sebelum dinyatakan positif Covid-19 pada Jumat (27/11/2020) ditandai pertama kali dengan kehadirannya di acara kerumunan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Majelis Ta’lim Al Alaf Alhabib Alin Abdurrahman Assegaf di kawasaan Tebet, Jakarta Selatan, pada Jumat (13/11/2020) pagi.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Majelis Ta’lim Al Alaf Alhabib Alin Abdurrahman Assegaf itu juga turut dihadiri pemimpin organisasi masyarakat Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab. Selain itu, Wali Kota Jakarta Selatan Marullah Matali juga turut hadir menemani Ariza.

Gerebek Lumpur

Dalam siaran langsung dari kanal Youtube Front TV milik FPI, peringatan Maulid Nabi itu dihadiri oleh ratusan orang. Malahan, peserta terlihat berdesakan dan hanya sejumlah orang yang tampak mengenakan masker.

Selang dua hari, pada Minggu (15/11/2020), Ariza meninjau kegiatan Gerebek Lumpur dan penyemprotan disinfektan di Kampung Irian RW 06, Kelurahan Serdang, Kemayoran, Jakarta Pusat.

“Jadi hari ini kami seperti biasa di hari Sabtu dan Minggu keliling mulai dari Pak Gubernur, saya, Pak Wali Kota melakukan peninjauan apa yang dikerjakan oleh dinas terkait penanggulangan banjir. Mulai dari Dinas Bina Marga, Dinas Sumber Daya Air, Dinas Pertamanan dan Hutan Kota, Camat, Lurah, hingga Pak RW juga melakukan upaya dalam rangka pengendalian banjir,” tuturnya.

Dia mengungkapkan, program pengerukan kerja bakti “Gerebek Lumpur” ini merupakan program utama Pemprov DKI Jakarta untuk menambah volume tampungan air, baik yang ada di kali, sungai, embung, maupun waduk yang ada di DKI Jakarta.

Setelah itu, Ariza menemani Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri Rapat Paripurna di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) ihwal pengesahan Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (ABPD) Tahun Anggaran 2020 pada Senin (16/11/2020).

Kesepakatan itu ditandai dengan penandatangan persetujuan bersama pimpinan DPRD dengan Anies sekaligus penyerahan Raperda secara simbolis kepada DPRD DKI Jakarta.

Malahan, Ariza sempat menemani Anies dan sejumlah pimpinan DPRD DKI Jakarta untuk melakukan jumpa pers atau melayani pertanyaan wartawan di Balai Kota seusai rapat paripurna tersebut.

Berikutnya, Ariza menyerahkan sejumlah sarana pendukung dalam rangka menghadapi musim hujan tahun 2020/2021 kepada lima wilayah kota adminstrasi. Acara itu berlangsung di Kantor Pemerintah Kota Admnistrasi Jakarta Selatan pada Rabu (18/11/2020).

Adapun kegiatan itu juga dihadiri oleh Plt Kepala BPBD DKI Jakarta Sabdo Kurnianto; Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan Marullah Matali; Kepala Cabang Bank DKI Jakarta Selatan, Perwakilan BAZNAS BAZIS DKI Jakarta, serta tiga lurah dari Petogogan, Pengadegan, dan Rawajati.

Pada Selasa (24/11/2020), Ariza berkolaborasi bersama dengan Komando Operasi Angkatan Udara (Koopsau I) terkait program untuk mewujudkan Ruang Terbuka Hijau (RTH) sebagai lahan berketahanan pangan.

Kolaborasi tersebut terwujud salah satunya melalui kegiatan penanaman 50 jenis bibit pohon di area lahan sekitar 20.000 hektare, serta penebaran 13.0000 bibit ikan nila (Merah dan Hitam) di area kolam seluas 800 meter persegi.

"Tentunya kegiatan ini dilaksanakan dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan dengan disiplin di tengah masih berlangsungnya pandemi Covid-19. Selain itu, juga meningkatkan rasa kecintaan kepada lingkungan yang asri, hijau dan udara yang sehat di wilayah Kota Jakarta," kata Ariza di Markas Koopsau I, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

Kegiatan itu turut dihadiri oleh Panglima Koopsau I (Pangkoopsau I), Marsekal Muda TNI Tri Bowo Budi Santoso, Wakil Wali Kota Jakarta Timur, Hendra Hidayat; Pelaksana Tugas (Plt) Kadis KPKP DKI Jakarta, Suharini Eliawati bersama Kabid Pertanian Dinas KPKP, Mujiati, serta Kepala Staf Koopsau I, Marsekal Pertama TNI Tedy Rizalihadi S.

Keesokannya, Rabu (25/11/2020), Ariza menghadiri kegiatan focus group discussion (FGD) yang diselenggarakan oleh Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) DKI Jakarta, bertajuk ‘Menyiapkan Masyarakat Jakarta Menghadapi Analog Switch Off (ASO) 2022’ di Gedung Graha Mental Spiritual, Jl Awaludin II No 1, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

FGD tersebut turut dihadiri oleh Ketua KPI Pusat, Agung Suprio; Ketua KPID DKI Jakarta, Kawiyan; Ketua Asosiasi Televisi Swasta Daerah Indonesia (ATSDI), Eris Munandar; Perwakilan Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik DKI Jakarta, Aditya Prana Kusuma; Koordinator Bidang Pengelolaan Struktur dan Sistem Penyiaran KPID DKI Jakarta, Tri Andri Supriyadi; Koordinator Bidang Isi Penyiaran KPID DKI Jakarta, Puji Hartoyo; Kordinator Bidang Kelembagaan KPID DKI Jakarta, Muhammad Said; serta para undangan lainnya.

Menemani Anies

Selanjutnya, Ariza kembali menemani Anies untuk menghadiri Rapat Paripurna bersama dengan pimpinan DPRD DKI Jakarta pada Kamis (26/11/2020). Rapat Paripurna itu ditandai dengan penyerahan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2021 kepada DPRD DKI Jakarta.

Dalam kesempatan itu, Anies menyatakan bahwa dalam Raperda APBD tahun depan Pemprov DKI Jakarta masih fokus pada penanganan pandemi Covid-19.

Anies juga memaparkan total Rancangan APBD 2021 sebesar Rp82,5 triliun atau meningkat sebesar 30,4 persen jika dibandingkan Perubahan APBD 2020. Untuk Pendapatan Daerah tahun 2021 direncanakan sebasar Rp72,2 triliun.

Sementara itu, untuk belanja daerah direncanakan sebesar Rp72,98 triliun berupa Belanja Operasi, Belanja Modal, Belanja Tak Terduga, dan Belanja Transfer. Raperda APBD 2021 yang telah diserahkan ke DPRD ini diharapkan dapat dibahas dengan cepat dan tepat agar segera dimplementasikan.

Teranyar, Ariza mewakili Anies menghadiri rapat paripurna di DPRD DKI Jakarta pada Jumat (27/11/2020). Setelah rapat paripurna, Ariza bersama dengan sejumlah pimpinan DPRD DKI bertemu dengan belasan wartawan Balai Kota untuk melakukan jumpa pers.

Dalam kesempatan itu, dia mengatakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menghormati langkah Polda Metro Jaya yang tengah mendalami dugaan tindak pidana pelanggaran UU Karantina Kesehatan dalam kerumunan acara Front Pembela Islam (FPI) di Petemburan pada Sabtu (14/11/2020).


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

anies baswedan wagub dki Covid-19
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top