Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Wagub DKI Positif Covid-19, Setiap Tamu Kunjungi Anies Wajib Rapid Test

Gedung Blok B Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat bakal ditutup selama tiga hari.
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 30 November 2020  |  12:50 WIB
Petugas medis menunjukkan alat tes cepat (rapid test) COVID-19 buatan dalam negeri di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Kamis (9/7/2020). Pemerintah meluncurkan alat tes cepat COVID-19 yang diberi nama RI-GHA Covid-19 dan menargetkan dapat diproduksi sebanyak 200 ribu rapid pada Juli dan 400 ribu di Agustus 2020. ANTARA FOTO - Arnold
Petugas medis menunjukkan alat tes cepat (rapid test) COVID-19 buatan dalam negeri di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Kamis (9/7/2020). Pemerintah meluncurkan alat tes cepat COVID-19 yang diberi nama RI-GHA Covid-19 dan menargetkan dapat diproduksi sebanyak 200 ribu rapid pada Juli dan 400 ribu di Agustus 2020. ANTARA FOTO - Arnold

Bisnis.com, JAKARTA — Setiap tamu yang berencana untuk menemui Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan jajarannya bakal dilakukan tes cepat atau rapid test Covid-19 oleh pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta.

Langkah itu diambil buntut dari hasil tes usap Covid-19 Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria yang menunjukkan hasil positif pada Jumat (27/11/2020).

“Tamu yang akan beraudiensi dengan pak gubernur sampai dengan asisten akan dilakukan rapid test oleh dinas kesehatan,” kata Kepala Biro Umum Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Budi Awaluddin melalui keterangan tertulis pada Senin (30/11/2020).

Budi mengatakan, setiap pegawai dan juga Penyedia Jasa Lainnya Orang Perorangan (PJLP) yang kontak erat dengan Ariza bakal dilakukan tes usap untuk melakukan penelusuran.

Sebelumnya, Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Sri Haryati menuturkan Gedung Blok B Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat bakal ditutup selama tiga hari.

Penutupan gedung itu menyusul hasil tes usap Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria yang menunjukkan positif Covid-19 pada Jumat (27/11/2020) kemarin.

“Iya [blok B ditutup sementara],” kata Sri saat dihubungi pada Senin (30/11/2020).

Dia menerangkan, penutupan itu mulai dilakukan terhitung sejak Senin (30/11/2020) hingga Rabu (2/12/2020) mendatang. Langkah itu diambil untuk mengurangi penyebaran Covid-19 di lingkungan Balai Kota DKI Jakarta sembari pihak Dinas Kesehatan DKI melakukan sterilisasi Covid-19.

“Ditutup [selama] tiga hari,” kata dia.

Hanya saja, untuk gedung lain di Balai Kota DKI Jakarta masih beroperasi seperti biasa.

Sebelumnya, Ahmad Riza Patria atau Ariza menuturkan dirinya terkonfirmasi positif Covid-19 setelah melakukan dua kali tes usap atau swab pada pekan ini.

Berdasarkan keterangan dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ariza sempat melakukan tes usap pada Kamis (26/11/2020) dengan hasil negatif. Hanya saja, hasil tes usap yang kedua menunjukkan hasil positif Covid-19 pada Jumat (27/11/2020).

Menurut pihak  Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ariza terinfeksi Covid-19 dari kontak erat dengan salah seorang staf pribadinya yang tertular Covid-19 dari klaster keluarga terkait.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

anies baswedan wagub dki Covid-19
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top