Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PSBB Jakarta Berlaku Hari Ini, Ojol Bisa Tetap Angkut Penumpang

Ada beberapa perubahan terkait ketentuan dalam pelaksanaan PSBB yang berlaku selama dua pekan ke depan ini dengan PSBB Masa Transisi yang sebelumnya diberlakukan di Jakarta.
Fitri Sartina Dewi
Fitri Sartina Dewi - Bisnis.com 11 Januari 2021  |  08:43 WIB
Sejumlah pekerja berjalan usai bekerja dengan latar belakang gedung perkantoran di Jl. Jenderal Sudirman, Jakarta, Kamis (16/4/2020). Pemprov DKI Jakarta akan memberikan sanksi berupa mencabut perizinan kepada perusahaan yang tetap beroperasi di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) kecuali delapan sektor yang memang diizinkan. - ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
Sejumlah pekerja berjalan usai bekerja dengan latar belakang gedung perkantoran di Jl. Jenderal Sudirman, Jakarta, Kamis (16/4/2020). Pemprov DKI Jakarta akan memberikan sanksi berupa mencabut perizinan kepada perusahaan yang tetap beroperasi di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) kecuali delapan sektor yang memang diizinkan. - ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Bisnis.com, JAKARTA - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) mulai diberlakukan di DKI Jakarta selama dua pekan ke depan, mulai hari ini 11 Januari hingga 25 Januari 2021. Hal itu dilakukan untuk menekan penyebaran virus Corona (Covid-19).

Ada beberapa perubahan terkait ketentuan dalam pelaksanaan PSBB yang berlaku selama dua pekan ke depan ini dengan PSBB Masa Transisi yang sebelumnya diberlakukan di Jakarta.

Meski ada perubahan dalam penerapan PSBB, tetapi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menegaskan bahwa semua sanksi terhadap pelanggaran masih tetap berlaku.

"Bila menemukan pelanggaran #PSBBJakarta segera laporkan melalui aplikasi JAKI," tulis Pemprov DKI Jakarta, Sabtu (9/1/2021).

Berikut poin-poin penting yang perlu diperhatikan terkait pengetatan PSBB di Jakarta:

1. Tempat Kerja 75 persen work from home (WFH) atau bekerja dari rumah

Ketentuan kerja 75 persen WFH dan 25 persen WFO ini berlaku untuk perkantoran/tempat kerja milik swasta, BUMN/BUMD, perkantoran/tempat kerja milik instansi pemerintah.

2. Kegiatan belajar mengajar dilakukan secara daring

Kegiatan belajar mengajar dilakukan dari rumah atau dilakukan secara daring selama penerapan PSBB ketat di DKI Jakarta.

3. sektor esensial tetap beroperasi 100 persen

Sektor energi, komunikasi dan IT, keuangan logistik, perhotelan, industri, pelayanan dasar, utilitas publik, dan objek vital nasional bisa tetap beroperasi 100 persen selama PSBB Jakarta.

Selain itu, tempat untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat, antara lain pasar rakyat, toko swalayan, minimarket, supermarket, hyperpmarket, perkulakan dan toko khusus baik yang berdiri sendiri maupun yang berada di pusat perbelanjaan dan toko/warung kelontong juga tetap bisa beroperasi 100 persen.

4. Operasional pusat perbelanjaan dibatasi maksimal hanya sampai 19.00 WIB

Selama penerapan PSBB di Jakarta, kegiatan di pusat perbelanjaan atau mall di batasi maksimum hanya sampai pukul 19.00 WIB.

5. Pembatasan kapasitas dan operasional di restoran

Warung makan, rumah makan, kafe, restoran, pedagang kaki lima/lapak jajanan pada lokasi binaan dan lokasi sementara bisa tetap beroperasi selama PSBB, tapi orang yang makan dan minum ditempat dibatasi hanya 25 persen. Selain itu, layanan makan dan minum di restoran atau dine in juga dibatasi hanya sampai pukul 19.00 WIB.

Adapun, layanan makanan melalui pesan antar atau dibawa pulang (take away) boleh beroperasi 24 jam atau sesuai jam operasional restoran.

6. Kegiatan konstruksi tetap bisa berjalan 100 persen dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat

7. Jumlah orang di tempat-tempat ibadah dibatasi menjadi hanya 50 persen

8. Fasilitas pelayanan kesehatan tetap beroperasi 100 persen

9. Fasilitas umum dan kegiatan sosial budaya dihentikan sementara

10. Pembatasan kapasitas penumpang pada moda transportasi.

Untuk kendaraan umum angkutan massal, taksi dan kendaraan rental dibatasi maksimal penumpang 50 persen dari kapasitas. Adapun, ojek online tetap bisa mengangkut penumpang.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dki jakarta Covid-19 Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top