Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Anggota DPRD DKI Minta Keluarga Turut Divaksin

Taufik mengatakan alokasi vaksin bagi anggota dewan dan keluarganya hanya mencapai 300 sampai 500 dosis.
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 03 Maret 2021  |  17:47 WIB
Ilustrasi - Antara
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, JAKARTA — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI Jakarta tengah mengajukan jatah vaksinasi Covid-19 bagi keluarga mereka kepada Dinas Kesehatan DKI Jakarta.

Pengajuan itu disampaikan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Muhammad Taufik seiring desakan dari anggota Dewan di Kebon Sirih beberapa waktu lalu.

“Baru mau diajuin, kemarin atas permintaan kawan-kawan kita ajukan,” kata Taufik saat dihubungi, Rabu (3/3/2021).

Taufik mengatakan alokasi vaksin bagi anggota dewan dan keluarganya hanya mencapai 300 sampai 500 dosis. Angka itu diperoleh dengan asumsi satu anggota Dewan memiliki tiga hingga lima orang anggota keluarga. Di sisi lain, jumlah anggota dewan sebanyak 106 orang.

“Kan kalau kita divaksin, kita kan berhubungan dengan masyarakat, kita pulang ke rumah bagaimana? Kan sedikit, paling banyak 500 dosis ” tutur Taufik.

Proses vaksinasi Covid-19 bagi anggota DPRD DKI telah dimulai sejak Selasa (2/3/2021). Program vaksinasi itu juga ditujukkan bagi PNS, Karyawan dan petugas lain di lingkungan DPRD DKI Jakarta.

“Sudah mulai kemarin, jadwalnya selesai sampai 4 apa 5 hari, jenis vaksin yang digunakan Sinovac,” kata Taufik.

Di sisi lain, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah berkoordinasi dengan sejumlah perhimpunan atau asosiasi pengusaha terkait pelaksanaan vaksinasi mandiri yang dilakukan perusahaan swasta di Ibu Kota.

Kabar itu disampaikan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria sebagai tindaklanjut dari Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 10 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Beleid itu mengatur program vaksinasi Covid-19 mandiri alias Vaksinasi Gotong Royong yang ditujukan kepada karyawan atau karyawati, keluarga dan individu lain terkait dalam satu keluarga yang pendanaanya ditanggung atau dibebankan pada badan hukum atau usaha terkait.

“Terkait program sudah ada, Gotong Royong, tunggu saja. Tadi rapat dengan PHRI, pengusaha lainnya, sedang mempersiapkan vaksin Gotong Royong,” kata Ariza di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (1/3/2021) malam.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dprd dki Covid-19 Vaksin Covid-19
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top