Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PON XX Papua: Jawa Barat Kian Tak Terkejar, DKI Melorot ke Posisi 3

DKI menduduki peringkat ketiga terpaut 17 medali dalam peraihan emas tertinggal dari Jawa Barat.
Rahmad Fauzan
Rahmad Fauzan - Bisnis.com 11 Oktober 2021  |  14:41 WIB
PON XX Papua: Jawa Barat Kian Tak Terkejar, DKI Melorot ke Posisi 3
PON Papua 2020 - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA -- Kans Provinsi DKI Jakarta untuk keluar sebagai juara umum di ajang Pekan Olahraga Nasional atau PON XX Papua kian kecil.

Saat ini, DKI menduduki peringkat ketiga terpaut 17 medali dalam peraihan emas.

Mengutip situs resmi PON XX Papua per update Senin (11/10/2021) pukul 14.27 WIB, DKI Jakarta di bawah Provinsi Jawa Barat dan Provinsi Jawa Timur. Ibu Kota meraih total 202 poin. Dengan perincian 71 emas, 59 perak, dan 72 perunggu.

Jawa Timur yang bercokol persis di atas DKI Jakarta berhasil mengumpulkan total sebanyak 196 medali. Kontingen Jawa Timur berhasil unggul dari kontingen DKI Jakarta dalam perolehan mendali emas.

Adapun, Provinsi Jawa Timur meraih 74 medali emas, 65 medali perak, serta 57 medali perunggu.

Di peringkat pertama, Provinsi Jawa Barat makin kokoh dengan total perolehan sebanyak 231 medali. Kontingen Jawa Barat berhasil meraih 88 medali emas, 68 medali perak, dan 75 medali perunggu.

Sementara di peringkat keempat, menempel Provinsi Papua dengan total perolehan sebanyak 160 medali. Dari segi perolehan medali, papua memiliki perolehan medali sebanyak 64 emas, 34 perak, dan 62 perunggu.

Sementara itu, Jawa Tengah masih menjadi provinsi terakhir yang masuk dalam 5 besar klasemen PON XX Papua dengan total perolehan sebanyak 85 medali, yang terdiri atas 19 emas, 33 perak, dan 37 perunggu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jakarta papua PON 2020
Editor : Edi Suwiknyo
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top