Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Sempat Disegel, Begini Kabar Terbaru Gedung Holywings di Kemang

Pada awal September lalu, Satpol PP Jakarta Selatan menyegel gedung Holywings Kemang karena melanggar protokol kesehatan selama PPKM.
Rahmad Fauzan
Rahmad Fauzan - Bisnis.com 14 Desember 2021  |  09:40 WIB
Sempat Disegel, Begini Kabar Terbaru Gedung Holywings di Kemang
Kerumunan massa di kafe Holywings, Kemang Jakarta Selatan melanggar aturan PPKM level 3 pada Sabtu (4/9/2021) malam. - Twitter
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Gedung Holywings yang berlokasi di Kemang, Jakarta Selatan, resmi berganti kepemilikan. Penyegelan gedung tersebut akhirnya dicabut dan kepemilikan saat ini berada di bawah merek The Garrison.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta Arifin mengatakan pihak The Garrison telah mengajukan permohonan untuk membuka segel dan dikabulkan karena kepemilikan gedung sudah berubah.

"Segelnya kami cabut karena memang kepemilikannya bukan lagi punya Holywings. Tidak bisa melarang orang berusaha, kan pemiliknya sudah berbeda," ujar Arifin di Jakarta, Senin (13/12/2021) malam.

Dia menambahkan Perihal perpindahan kepemilikan gedung yang berlokasi di kawasan Kemang tersebut dari Holywings ke The Garrison sudah melalui proses pembahasan antara Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakrta dan perangkat daerah lain.

Terkait dengan perizinan, lanjutnya, pihak The Garrison Kemang sudah menyerahkan akte pendirian perusahaan secara lengkap.

Pada awal September lalu, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Selatan menyegel Holywings Kemang karena melanggar protokol kesehatan selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Berdasarkan Peraturan Gubernur DKI Nomor 3 Tahun 2021 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2020 tentang Penanggulangan Covid-19, pelaku usaha, pengelola atau penyelenggara usaha yang melanggar protokol kesehatan bisa dikenakan sanksi administratif mulai dari teguran tertulis, penghentian sementara, denda administratif, pembekuan sementara izin hingga pencabutan izin.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dki jakarta satpol pp Holywings
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top