Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Wow! BI Catat Transaksi Digital Jakarta Tembus Rp2,94 Kuadriliun

BI mencatat, transaksi digital di DKI Jakarta mencapai 40 persen dari total transaksi digital secara nasional atau setara dengan Rp2.944,4 triliun.
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 24 Desember 2021  |  14:21 WIB
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memberikan keterangan melalui streaming di Jakarta, Selasa (14/4 - 2020). Dok. Bank Indonesia
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memberikan keterangan melalui streaming di Jakarta, Selasa (14/4 - 2020). Dok. Bank Indonesia

Bisnis.com, JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyebut DKI Jakarta sebagai pusat ekonomi dan keuangan memberikan kontribusi yang besar terhadap perekonomian nasional.

Perry mengatakan, perekonomian Jakarta memiliki peran yang signifikan dalam perekonomian nasional, tercermin dari tingginya konsumsi rumah tangga Jakarta dalam mempengaruhi output wilayah lain, terutama di Pulau Jawa yang mencapai 21 persen.

Di sektor keuangan, DKI Jakarta juga memegang peranan yang sangat penting. BI mencatat, outstanding kredit di DKI Jakarta mencapai 29 persen dari kredit nasional yang tercatat sebesar Rp5.652,8 triliun pada tahun ini.

Di samping itu, simpanan masyarakat DKI Jakarta mencapai 49 persen dari total simpanan nasional yang tercatat sebesar Rp6.980,7 triliun.

BI pun mencatat, transaksi digital di DKI Jakarta mencapai 40 persen dari total transaksi digital secara nasional atau setara dengan Rp2.944,4 triliun pada tahun ini.

“Di sistem pembayaran, khususnya non-tunai, dari total Rp7.361 triliun, 40 persen bersumber dari transaksi di DKI Jakarta,” tulis Perry dalam bahan paparannya di webinar, Jumat (24/12/2021).

Sementara itu, Perry memperkirakan pertumbuhan ekonomi DKI Jakarta akan mencapai kisaraan 3,5 hingga 4,3 persen pada tahun ini dan akan meningkat pada kisaran 5,3 hingga 6,1 persen pada 2022.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi yang kuat di Jakarta akan turut mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, mengingat besarnya kontribusi ekonomi provinsi tersebut secara nasional.

Adapun, BI memperkirakan pereokonomian nasional akan tumbuh pada kisaran 3,2 hingga 4 persen pada tahun ini dan akan meningkat pada kisaran 4,7 hingga 5,5 persen pada 2022.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank indonesia dki jakarta
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top