Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Viral Video Dugaan Pemerasan Bermodus Tabrak Lari

Tayangan video yang memperlihatkan seorang pria berusaha memeras pengendara mobil dengan modus tabrak lari viral di media sosial.
Setyo Puji Santoso
Setyo Puji Santoso - Bisnis.com 29 Januari 2022  |  14:53 WIB
Tangkapan layar saat terduga pelaku menghentikan mobil korban - instagram
Tangkapan layar saat terduga pelaku menghentikan mobil korban - instagram

Bisnis.com, JAKARTA - Sebuah tayangan video yang memperlihatkan seorang pria berusaha memeras pengendara mobil viral di media sosial.

Dalam aksinya, pria tersebut diduga berpura-pura menjadi korban tabrak lari dan meminta ganti rugi.

Salah satu akun media sosial Instagram yang mengunggah video tersebut adalah @majeliskopi08.

Terduga pelaku berjumlah dua orang itu terekam kamera saat berusaha mengejar pengendara mobil yang menjadi korbannya dengan menggunakan satu sepeda motor.

Setelah itu, pelaku turun dari motor dan menghampiri mobil yang dikendarai korbannya dengan cara berlari.

Namun setibanya berada di depan mobil, pelaku terlihat berpura-pura kakinya pincang sambil menunjuk-nunjuk ke arah pengemudi mobil sambil berusaha meminta bantuan warga sekitar.

Beruntung korbannya tidak panik dan bisa menjelaskan kepada warga bahwa terduga pelaku hanya modus untuk melakukan pemerasan.

"Bohong-bohong itu, ini udah aku rekam" kata pengemudi mobil.

Dalam keterangan yang menyertai unggahan video itu, kejadian tersebut terjadi di kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur pada Rabu (26/1/2022).

Sontak unggahan video itu mendapat komentar beragam dari warganet.

"Akting kurang bagus, cb belajar LG SM mukidi," tulis akun @budi.namasaya.

"Abadikan muka nya tuh jelas banget, konyol, loncat gpp lari gpp, pas depan mobil lsg kesakitan... Parah abis main sinetron nya," tulis @ridhoraynand.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

viral
Editor : Setyo Puji Santoso

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top