Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ada Kasus Hepatitis Akut, Pemprov DKI Tidak Kurangi Kapasitas PTM 100 Persen

Pemprov DKI Jakarta belum berencana mengurangi kapasitas Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang saat ini sudah 100 persen, meski muncul kasus hepatitis akut.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 13 Mei 2022  |  15:48 WIB
Sejumlah pelajar mengikuti Pembelajaran Tatap Muka di salah satu SD di Jakarta Selatan, Selasa (22/3/2022). - Antara
Sejumlah pelajar mengikuti Pembelajaran Tatap Muka di salah satu SD di Jakarta Selatan, Selasa (22/3/2022). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta belum berencana mengurangi kapasitas Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang saat ini sudah 100 persen, meski muncul kasus hepatitis akut.

"Kami masih memberlakukan PTM 100 persen, belum ada pengurangan (kapasitas)," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota Jakarta, Jumat (13/5/2022).

Meski begitu, pihaknya tetap memantau perkembangan penyakit yang belum diketahui penyebabnya tersebut.

Riza melanjutkan hingga saat ini sudah menemukan 21  kasus hepatitis akut di Jakarta.

Dari jumlah itu, sebanyak 14 orang di antaranya berusia di bawah 16 tahun dan tiga di antaranya meninggal dunia merupakan anak-anak.

Sedangkan tujuh orang lainnya, lanjut dia, berusia di atas 16 tahun, sehingga tidak masuk kategori kewaspadaan akut sesuai rekomendasi Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Selain 21 kasus itu, Riza juga mengungkapkan ada 24 kasus bergejala hepatitis.

Sebelumnya, Anggota DPRD DKI Idris Ahmad meminta agar PTM dengan kapasitas 100 persen diawasi ketat karena munculnya kasus dugaan penyakit hepatitis akut.

"Kasus hepatitis akut ini bertambah setiap harinya, kami harus siaga mencegah penularan di sekolah-sekolah yang mengadakan PTM 100 persen," kata Idris di Jakarta, Kamis (12/5/2022).

Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu berharap ada surat edaran kepada kepala sekolah yang berisi langkah-langkah pencegahan dan melakukan evaluasi soal PTM 100 persen.

"Penyakit ini menyasar usia anak-anak. Mereka adalah kelompok rentan sehingga penyakit ini bisa berakibat serius dan menyebabkan kematian," imbuh Idris.

Dia menilai pencegahan di ruang-ruang publik seperti tempat bermain, mal, penitipan anak dan tempat lain yang berpotensi ada penularan juga penting dilakukan.

"Bukan hanya di sekolah, di ruang publik juga harus ditingkatkan lagi kebiasaan hidup bersihnya. Saat ini kan sudah melonggar karena angka Covid-19 menurun," imbuhnya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

wagub dki pembelajaran tatap muka hepatitis misterius

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top