Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemprov Rencanakan Memindah Citayam Fashion Week ke Mal Sepi Pengunjung

Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jakarta Selatan wacanakan pindahkan Citayam Fashion Week ke beberapa lokasi alternatif.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 26 Juli 2022  |  08:55 WIB
Pemprov Rencanakan Memindah Citayam Fashion Week ke Mal Sepi Pengunjung
Sekelompok remaja asal Citayam berkumpul di kawasan Sudirman Jakarta dengan gaya berbusana yang nyentrik. - Antara
Bagikan

Bisnis.com, SOLO - Citayam Fashion Week diwacanakan pindah ke lokasi-lokasi lain karena dinilai mulai menganggu beragam aktivitas di Dukuh Atas.

Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jakarta Selatan Rus Suharto menilai lokasi alternatif yang bisa dipakai yakni Sarinah,Taman Ismail Marzuki, hingga plaza selatan Monas.

Rus juga berpikir bahwa Citayam Fashion Week bisa dipindahkan ke mal-mal yang sepi pengunjung, demi menghidupkan perekonomian.

"Jakarta Selatan banyak. Contoh mal-mal yang sepi, kalau mau bikin, ambil space yang lokasi parkir untuk valey-nya," ujar Rus, dikutip dari Antara, Senin (25/7/2022).

Rus Suharto mengatakan pengelola mal dan masyarakat dapat berkolaborasi mengadakan acara ini untuk berkreasi, serta mengatur mekanisme gelaran kegiatan.

Selain mal, area publik seperti taman juga dapat menjadi lokasi gelaran acara. Namun, ini perlu pengaturan khusus agar gelaran acara tidak merusak taman.

"Kalau misal di ruang publik harus ada instansi pemerintah, pengelola taman harus jaga mereka supaya jangan injak rumput, buang sampah sembarangan," ujar dia.

Usulan pemindahan lokasi Citayam Fashion Week ini untuk menanggapi keluhan warga sekitar. Pasalnya beberapa masyarakat mulai merasa terganggu.

Menurut mereka, pejalan kaki lain yang bukan bagian dari Citayam Fashion Week kebingungan. Bahkan, kawasan Stasiun MRT Dukuh Atas kini hampir setiap hari menjadi lautan manusia.

“Jadi terlalu ramai, ya, soalnya hampir tiap hari mereka datang, buat nongkrong di sini,” ucap salah satu warga, Wahyu Purnomo saat ditemui ANTARA di Jakarta, Sabtu (23/7).

Wahyu merasa kurang nyaman saat melintasi kawasan Dukuh Atas untuk menumpang kereta rangkaian listrik (KRL) karena area tersebut menjadi padat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Citayam Fashion Week pemprov dki jakarta citayam

Sumber : Antara

Editor : Restu Wahyuning Asih
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top