Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Nasib Jalur Sepeda di Jakarta, Sempat Tak Akan Dianggarkan Kini Cuma Dapat Rp7,5 Miliar

Program jalur sepeda warisan eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan batal dihapus. Program tersebut mendapat anggaran Rp7,5 miliar pada tahun 2023.
Pernita Hestin Untari
Pernita Hestin Untari - Bisnis.com 17 November 2022  |  14:44 WIB
Nasib Jalur Sepeda di Jakarta, Sempat Tak Akan Dianggarkan Kini Cuma Dapat Rp7,5 Miliar
Jalur sepeda permanen dari Jalan Sudirman hingga Jalan MH Thamrin mengacu pada UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. JIBI - Bisnis/Nancy Junita @dishubdki
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKS, Muhammad Taufik Zoelkifli (MTZ) mengatakan bahwa program jalur sepeda warisan eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan batal dihapus. Program tersebut masih mendapat anggaran Rp7,5 miliar pada tahun 2023.

Angka tersebut turun dari usulan anggaran sebelumnya yakni Rp38 miliar.

“Rapat terakhir Komisi B merevisi anggaran untuk lajur sepeda. Walaupun turun jauh ya, tapi alhamdulillah diputuskan bahwa lajur sepeda mendapat anggaran Rp7,5 miliar,” kata MTZ saat dihubungi, Kamis (17/11/2022).

Dia menjelaskan, bahwa anggaran tersebut digunakan untuk tiga kegiatan yakni: evaluasi, sosialisasi, dan optimalisasi jalur sepeda. Perinciannya, Rp2 miliar untuk mengevaluasi jalur sepeda yang sudah ada. Kemudian, sosialisasi hasil evaluasi sebanyak Rp500 juta, yang dibagi untuk masing-masing kota madya Rp100 juta.

MTZ menjelaskan, bahwa anggaran Rp5 miliar lainnya untuk optimalisasi, tindak lanjut dari hasil evaluasi ke seluruh Jakarta.

“Jadi lajur-lajur yang berbahaya dipindahkan rutenya atau diberi pengaman yang sesuai,” katanya.

MTZ menegaskan, bahwa anggaran Rp7,5 miliar hanya untuk tiga kegiatan tersebut. Tidak ada anggaran untuk perluasan jalur sepeda pada 2023.

“Belum ada anggaran untuk perluasan atau pengembangan jaksepeda di Jakarta. Padahal sebelumnya pada pembahasan awal ada Rp38 miliar,” ungkapnya.

Sebelumnya, anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PDIP DKI Jakarta Gilbert Simanjuntak meminta agar program jalur sepeda dihentikan pada 2023. Dengan demikian, tidak ada lagi anggaran untuk program warisan mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Hal tersebut diungkap Gilbert dalam rapat pembahasan RAPBD 2023 Komisi B DPRD DKI dengan Dinas Perhubungan di Bogor Jawa Barat pada 11 November 2022.

"Saya tidak melihat kita perlu evaluasi ulang mengenai jalur sepeda, karena secara kasat mata itu tidak berfungsi, hanya menghambur-hamburkan uang untuk mengeluarkan kajian," kata Gilbert.

Menurutnya, jalur sepeda kerap tidak berfungi sebagai mana mestinya dan dijadikan lokasi parkir kendaraan. Tidak jarang pula diserobot oleh pengendara sepeda motor.

"Dari tahun 2019 kami sudah mengarahkan tidak, tapi kemudian [jalur sepeda] masih diteruskan. Targetnya berapa ratus kilo meter cuma jadi tempat parkir, jalur sepeda motor, dan starling. Kami lihat ini sia-sia," ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jalur sepeda Anies Baswedan dprd dki
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top