Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Atasi rob, Pemprov DKI perbaiki tanggul

 
Sekretariat Redaksi
Sekretariat Redaksi - Bisnis.com 30 November 2011  |  19:58 WIB

 

JAKARTA: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memperbaiki tanggul yang ada agar secepatnya dapat mengatasi banjir akibat air pasang laut, termasuk dengan membangun bangunan permanen dari batu untuk menggantikan tanggul dari karung.
 
Kepala Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta Ery Basworo mengatakan tanggul akan dibangun di sekitar jembatan jembatan Muara Angke, yang jika terjadi air laut pasang akan melimpas keluar dari sungai dan pintu airnya yang lebih rendah
 
"Untuk mencegah terjadinya limpasan air yang menyebabkan banjir itu maka maka pintu air tersebut harus diganti dengan peninggian peil atau ketinggian level pondasi tanah dan tanggulnya," katanya di Jakarta hari ini.
 
Menurutnya, posisi pundasi kontrusi tembok penahan jembatan Muara Angke berada di sebagian lokasi tanggul pintu air, menyebakan terjadi rembesan air sungai yang kini diatasi dengan menggunakan karung-karung pasir.
 
Rencana dalam sepekan ini, lanjutnyak, akan dibangun tanggul dari batu kali secara permanen agar tidak ada lagi rembesan dan pintu air tersebut pada 2012 akan diganti dengan yang lebih tinggi agar luapan air sungai akibat rob itu tidak melimpas balik ke saluran.
 
Wakil Kepala Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta Novizal mengatakan pihaknya akan menuntaskan pembangunan dan peninggian tanggul di Ibu Kota pada 2012 agar kawasan utara Jakarta aman dari rob.
 
Proyek pembangunan dan peninggian tanggul di pantai utara sepanjang 32 km, lanjutnya, hanya skitar 8 km yang dibiayai oleh Pemprov DKI dan sebagian besar mencapai 24 km menjadi tanggung jawab swasta. 
 
Pemprov melalui Dinas Pekerjaan Umum DKI, lajutnya, telah menyelesaikan pembangunan dan peninggian tanggul tersebut mencapai 90% dan sisanya akan diselesaikan pada pada tahun depan.
 
"Pembangunan dan peninggian tanggul itu merupakan langkah paling efektif mengurangi potensi rob. Namun, tidak bersifat permanen karena daya tahannya hanya mampu bertahan sekitar 5-10 tahun, sambil menunggu dimulainya pembangunan tanggul laut raksasa," ujarnya. (sut)
 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top