Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

AHOK: Satpol PP Belajar dari Satpam Bank

BISNIS.COM, JAKARTA--Reformasi birokrasi Pemprov DKI kepemimpinan Jokowi-Ahok menyasar perangkat daerah tingkat kelurahan dalam hal pelayanan kepada masyarakat.Wakil Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mencatat kebiasaan buruk petugas Satuan Polisi
Bambang Supriyanto
Bambang Supriyanto - Bisnis.com 18 April 2013  |  21:13 WIB

BISNIS.COM, JAKARTA--Reformasi birokrasi Pemprov DKI kepemimpinan Jokowi-Ahok menyasar perangkat daerah tingkat kelurahan dalam hal pelayanan kepada masyarakat.

Wakil Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mencatat kebiasaan buruk petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di kelurahan justru merokok dan main ponsel ketika pelayanan umum sedang ramai.

"Satpol PP tolong kalau di kelurahan ramai jangan rokok-rokok, SMS," katanya di Balai Kota, Kamis (18/4/2013).

Pekerjaan Satpol PP, sambung Ahok, harus diubah menjadi seorang pelayan masyarakat seperti satpam Bank yang dengan ramah senyum membukakan pintu nasabah, mengambilkan nomor antri dan membuat masyarakat nyaman. "Kalau tidak [seperti itu] kita ganti saja supaya lebih gampang."

Ahok berharap segala pelayanan kepada masyarakat dinomorsatukan dan mengedepankan transparansi. Di tingkat kecamatan dan kelurahan tidak ada lagi sistem kurang orang, segala macam pengurusan administrasi masyarakat dihubungkan secara online sehingga lebih mudah.

Sementara itu, Pemprov DKI tidak keberatan menggaji Camat dan Lurah dengan nilai fantastis Rp30 juta - Rp50 juta layaknya di perusahaan swasta asal bisa kerja dengan bagus serta tidak mengutip pungutan dari PKL dan sebagainya.

Menurut Ahok, PKL sulit ditata karena ada kutipan yang dibayar setiap hari. Kalau tidak ada praktek kutipan seperti itu otomatis dengan mudah PKL bisa ditertibkan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dki ahok satpolpp satpam

Sumber : Akhirul Anwar

Editor : Bambang Supriyanto
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top