Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Pajak Warteg Belum Masuk APBD DKI, Jokowi: Kan Dulu Diprotes

Bisnis.com, JAKARTA - Sejak diterbitkan Perda No. 11/2011 tentang Pajak Restoran yang didalamnya juga menarik pajak untuk warung tegal (warteg) sejauh ini belum sempat diterapkan oleh pemprov DKI Jakarta.
Akhirul Anwar
Akhirul Anwar - Bisnis.com 07 Oktober 2013  |  11:42 WIB
Pajak Warteg Belum Masuk APBD DKI, Jokowi: Kan Dulu Diprotes
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Sejak diterbitkan Perda No. 11/2011 tentang Pajak Restoran yang didalamnya juga menarik pajak untuk warung tegal (warteg) sejauh ini belum sempat diterapkan oleh pemprov DKI Jakarta.

Kepala Dinas Pelayanan Pajak (DPP) DKI Jakarta Iwan Setiawandi mengatakan saat dimunculkan perda tersebut banyak protes dari berbagai pihak, sehingga belum pernah ada satupun warteg yang ditarik pajak.

"Dulu kan diprotes sehingga ditunda pelaksanaanya dan sampai sekarang belum pernah menarik untuk pajak warung tegal," katanya, Senin (7/10/2013).

Sebenarnya dalam perda tersebut tidak spesifik mengatur tentang pajak warteg, karena payung hukumnya diperuntukkan pajak restoran. Kendati demikian, Gubernur DKI Joko Widodo akan merevisi perda tersebut agar warteg tidak dibebani perpajakan.

Jokowi mengatakan hal tersebut usai makan siang bersama Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri di warteg kawasan Pulogadung Jakarta Timur. Mantan Wali Kota solo itu menyatakan warteg adalah penyedia logistik rakyat yang tidak boleh mati gara-gara dipungut pajak.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi pajak pajak warteg jokowi warteg warteg
Editor : Sepudin Zuhri
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top