Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jokowi 'Titipkan' Jakarta kepada Anak Buahnya

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo kemarin menitipkan berbagai program Pemprov DKI kepada anak buahnya di tingkat Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).
Akhirul Anwar
Akhirul Anwar - Bisnis.com 11 Maret 2014  |  21:10 WIB
Jokowi 'Titipkan' Jakarta kepada Anak Buahnya
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA --Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo kemarin menitipkan berbagai program Pemprov DKI kepada anak buahnya di tingkat Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Istilah 'titip' tersebut langsung dimaknai Jokowi akan meninggalkan kepemimpinan Ibu Kota menjadi pemimpin nasional alias nyapres. Namun tafsiran itu segera dibantah Jokowi.

Kini apapun yang dikatakannya serba ditafsirkan mengarah ke politik pencapresan.

Dia mengaku tidak ada kata pilihan lain selain titip program DKI demi pelayanan maksimal kepada masyarakat.

"Ya harusnya ngomongnya gimana? Itu keliru saja. Nanti kalau saya bilang pesan juga sama [diartikan nyapres]. Dari dulu saya ngomongnya pasti titip," katanya di Jakarta, Selasa (11/3/2014).

Karena enggan menanggapi, Jokowi kembali ditanya tentang kemungkinan pengganti dirinya menjadi Gubernur kalau benar dicapreskan oleh PDIP.

Sudah bisa ditebak tidak akan dijawab sesuai harapan, Jokowi sangat hati-hati agar tidak kepeleset bicara.
 
"Kamu juga makan mie diributin, ada kata-kata titip juga diributin. Padahal saya sudah hati-hati agar kata-kata itu tidak terpeleset," katanya.

Tidak puas, Jokowi dipancing dengan pertanyaan lain yakni apa reaksinya jika Megawati memintanya jadi capres.

"Kan sudah saya sampaikan bolak balik, kewenangannya ada di ibu ketum. Kewenangan itu ada di ketum," ucap Jokowi.

Dia tidak komentar jika Megawati maju sebagai capres.

Namun ketika dipancing pendapatnya tentang permasalahan nasional yang harus dibenahi Jokowi angkat bicara bahwa diperlukan pemerataan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

"Pemerataan di ekonomi, kesejahteraan masyarakat, sehingga tidak ada gap yang semakin lebar antara masyarakat," ujar Jokowi yang merasa dijebak dengan pertanyaan tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

capres 2014 jokowi capres jokowi
Editor : Rustam Agus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top