Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

AKUISISI PALYJA OLEH PEMPROV DKI: Sistem Kerja Belum Dibuat

Terkait dengan akuisisi Palyja oleh Pemprov DKI, PT Jakarta Propertindo (Jakpro) belum dapat memastikan sistem kerja yang akan diberikan kepada PAM Jaya, PAM Lyonnaise Jaya (Palyja) dan PT Aetra Air Jakarta.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 25 April 2014  |  13:35 WIB
Ilustrasi - Bisnis.com
Ilustrasi - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA - Terkait dengan akuisisi Palyja oleh Pemprov DKI, PT Jakarta Propertindo (Jakpro) belum dapat memastikan sistem kerja yang akan diberikan kepada PAM Jaya, PAM Lyonnaise Jaya (Palyja) dan PT Aetra Air Jakarta.

Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (PT Jakpro) Budi Karya Sumadi mengatakan saat ini pihaknya belum dapat memastikan sistem kerja yang akan diberikan kepada karyawan PAM Jaya, PT PAM Lyonnaise Jaya dan PT Aetra Air Jakarta setelah akuisisi dilakukan.

"Mungkin belum bisa memastikan apa yang kami lakukan, seperti apa, berapa orang dan business plan," ujarnya kepada Bisnis, Jumat (25/4/2014).

Dia menambahkan kewenangan untuk  mengevaluasi para pekeja PAM Jaya bukan dari pihak PT Jakpro sendiri. Namun, evaluasi karyawan PT Palyja dan PT Aetra nantinya akan dilakukan PT Jakpro.

"Para pekerja PAM Jaya tetap porsinya masing-masing kita akan melihat sejauh mana peran dimana peran mereka di Palyja dan Aetra," katanya.

Para pekerja yang memiliki kinerja baik dan berprestasi akan tetap sebagai pegawai walaupun sudah berada di bawah PT Jakpro.

"Kalau tidak kompeten, ya tidak akan kami ambil dan jadiin pekerja. Yang bagus kami upayakan libatkan kembali," ucap Budi.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

palyja
Editor : Sepudin Zuhri

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top