Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

GAS METAN, Pemkot Tangerang Bagikan Bahan Bakar Gratis untuk Warga

Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Tangerang menyalurkan gas metan secara gratis bagi keluarga yang tinggal di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rawa Kucing.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 28 Mei 2014  |  09:44 WIB
Kompor Biomassa  - bisnis.com
Kompor Biomassa - bisnis.com

Bisnis.com, TANGERANG - Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Tangerang menyalurkan gas metan secara gratis bagi keluarga yang tinggal di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rawa Kucing.

"Gas metan diberikan secara gratis kepada masyarakat melalui jaringan perpipaan dari TPA ke rumah warga sekitar," kata Wali Kota Tangerang Arief R.Wismansyah di Tangerang, Rabu (28/5/2014).

Dikatakan Arief, kedepannya gas metan ini akan terus dikembangkan sehingga nantinya masyarakat sekitar TPA Rawa Kucing bisa mendapatkannya secara gratis.

"Untuk saat ini, gas metan baru bisa disalurkan ke rumah penduduk yang jaraknya bersebelahan dengan TPA Rawa Kucing," katanya.

Gas metan ini dapat digunakan sebagai sumber bahan bakar untuk kebutuhan memasak warga sehari-hari. Dengan adanya gas metan maka dapat menghemat biaya pengeluaran warga karena biasanya per bulan harus mengeluarkan uang untuk beli gas elpiji.

Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Tangerang Ivan Yulianto menambahkan gas metan merupakan olahan dari tumpukan sampah yang diproses dekomposisi bakteri dan organik sehingga menghasilkan energi alternatif pengganti gas elpiji.

Proses penangkapan gas metan terlihat sangat sederhana yakni dengan instalasi perpipaan. Prosesnya diawali dengan pemasukan pipa diameter 12 inci kedalam tumpukan sampah dengan kedalaman sampai empat meter secara horizontal.

Selanjutnya, melalaui pipa - pipa vertikal, gas metan ditangkap dengan menggunakan blower yang kemudian dialirkan ke rumah - rumah penduduk di sekitar TPA Rawa Kucing.

Pemanfaatan gas metan berguna untuk mengendalikan terjadinya pencemaran udara secara berlebihan akibat CH4 (metan) yang keluar ke udara serta mengurangi efek rumah kaca.

Oleh karena itu, Pemerintah Kota Tangerang akan terus berinovasi dalam melakukan pengelolaan sampah di TPA Rawa Kucing.

Karena ke depannya apabila tidak di kelola dengan baik sampah akan menjadi masalah bagi Kota Tangerang dan kota lainnya. "Pemkot akan terus mengupayakan agar sampah yang ada di Kota Tangerang dapat dikelola dengan baik guna kepentingan masyarakat," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bbg gas metan batubara

Sumber : Antara

Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top