Ini Janji Djarot Saiful, Calon Wagub DKI

Ini Janji Djarot Saiful, Calon Wagub DKI
Sutan Eries Adlin
Sutan Eries Adlin - Bisnis.com 16 Desember 2014  |  20:13 WIB
Ini Janji Djarot Saiful, Calon Wagub DKI
Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat berbincang dengan seorang penjahit ketika diukur untuk membuat baju di kios penjahit di Pasar Santa, Jakarta, Sabtu (13/12). Djarot rencananya akan dilantik menjadi Wagub DKI Jakarta pada 18 Desember - Antara

Bisnis.com, JAKARTA  - Calon Wakil Gubernur (Cawagub) DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat berjanji secepatnya membantu Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama menjalankan roda pemerintahan setelah resmi dilantik menjadi Wakil Gubernur DKI, Rabu (17/12) besok.

Selepas dilantik menjadi Wagub DKI, Djarot akan langsung menyelesaikan Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS)‎ dengan DPRD DKI.

“Selesai dilantik, saya akan berkunjung ke DPRD untuk meminta menyelasikan KUA-PPAS,” ujar Djarot‎ ditemui usai gladi bersih pelantikannya sebagai Wakil Gubernur DKI di Balaikota, Selasa (16/12/2014), seperti dilansir laman resmi Pemprov DKI Jakarta, www.beritajakarta.go.id.

Djarot menegaskan akan bekerja total dan berhati-hati sesuai hati nurani serta memberikan yang terbaik bagi warga Jakarta. Sebab, jabatan Wagub DKI dianggap sebagai penghormatan untuk mengabdikan diri kepada ibu kota.

“Itu juga pesan keluarga buat saya. Kerja total sesuai hati nurani dan beri yang terbaik buat kota Jakarta,” katanya.

Mantan Walikota Blitar ini juga menyampaikan akan merevitaslisasi pasar tradisional di Jakarta sekaligus terus mengembangkan industri kreatif dan UMKM dengan melibatkan kepala dinas terkait dan para kader dari PKK.

“Ini harus bareng, kita sama kepala dinas terkait dan Ibu-ibu PKK menjalankan ekonomi kerakyatan,” ucapnya.

Dia menilai Jakarta masih kurang dalam hal pengelolaan pasar tradisional yang bersih, nyaman dan aman. Padahal, di dalam pasar tradisional ada sesuatu yang unik yakni interaksi sosial, di mana ada proses dialog antara manusia satu dengan yang lainnya.

Sementara itu, di pasar tradisional, lanjut Djarot, ada proses tawar menawar dan hubungan yang ujung-unjungnya menimbulkan suasana kebatinan. Hal inilah yang menurutnya harus dipertahanakan dan terus diterapkan di ibu kota Jakarta.

Terkait pembagian tugas dengan Basuki, Djarot menyatakan akan berupaya saling mendukung dan melengkapi, terutama hal yang berkaitan dengan kebijakan seperti pelaragan kendaraan roda dua melintas di Jl MH Thamrin. “Kebijakan Pak Gubernur, saya backup betul. Sifatnya saling melengkapi.” 

BIOGRAFI SINGKAT DJAROT SYAIFUL HIDAYAT

 
Drs. H.
Djarot Saiful Hidayat
M.S.
Wakil Gubernur DKI Jakarta
 
Mulai menjabat
17 Desember 2014
PresidenJoko Widodo
GubernurBasuki Tjahaja Purnama
Didahului olehBasuki Tjahaja Purnama
Anggota DPR RI Fraksi PDI-P
Masa jabatan
1 Oktober 2014 – 16 Desember 2014
PresidenSusilo Bambang Yudhoyono
Joko Widodo
Wali Kota Blitar ke-21
Masa jabatan
3 Mei 2000 – 3 Agustus 2010
PresidenAbdurrahman Wahid
Megawati Soekarnoputri
Susilo Bambang Yudhoyono
GubernurImam Utomo
Soekarwo
Didahului olehIstijono Soenarto
Digantikan olehSamanhudi Anwar
Anggota DPRD Jawa Timur Fraksi PDI-P
Masa jabatan
1999 – 2000
PresidenBacharuddin Jusuf Habibie
Abdurrahman Wahid
GubernurImam Utomo
Informasi pribadi
Lahir6 Juli 1962 (umur 52)
Bendera Indonesia Magelang, Jawa Tengah
KebangsaanBendera Indonesia Indonesia
Partai politikPDIPLogo.png Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan
Suami/istriDra. Hj. Heppy Farida
AnakSafira Prameswari Ramadina
Karunia Dwi Hapsa Pramasari
Meisa Rizki Barliana
PekerjaanPolitikus
AgamaIslam

(Bisnis.com)

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
wagub dki jakarta

Editor : Sutan Eries Adlin
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top