Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

PAM Jaya Kuasai Pengelolaan Air Ibu Kota Secara Bertahap

PAM Jaya menargetkan akan menguasai pengelolaan air di Ibu Kota secara bertahap.
Bisnis.com, JAKARTA--PAM Jaya menargetkan akan menguasai pengelolaan air di Ibu Kota secara bertahap.
 
Direktur Utama PD PAM Jaya Sri Widayanto Kaderi mengatakan pihaknya menargetkan pada akhir Juni proses akuisisi saham PT PAM Lyonnaise Jaya bisa selesai karena para pemegang saham yaitu Suez Environment International dan Astratel telah sepakat. Setelah itu, hal yang sama akan dilakukan kepada PT Aetra Air Jakarta.
 
"Bertahap [akusisi Aetra]. Yang pertama harus selesai ini, Palyja karena ini sudah sepakat untuk itu [diakuisisi]," ujarnya saat dihubungi Bisnis, Jumat (27/2/2015).
 
Akuisisi ini, katanya, agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik. Saat ini, Palyja menguasai operasional pelayanan air di wilayah barat. Sementara, Aetra, di wilayah timur.
 
"Sisi barat selesai. Sisi timur secara bertahap. Biar pelayanannya baik," katanya.
 
Mahkamah Konstitusi telah membatalkan UU No. 7/2004 tentang Sumber Daya Air pada pekan lalu (Rabu, 18/2/2015). MK menilai pelaksanaan UU tersebut selama ini bertentangan dengan semangat UUD 1945 yang menjamin hak penguasaan negara atas air untuk digunakan bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.
 
Dengan pembatalan UU tersebut, kerja sama antara pemerintah dan swasta (KPS) dalam penyelenggaraan sistem penyediaan air minum menjadi kehilangan landasan hukumnya.
 
Konsekuensinya, kerja sama yang selama ini terjalin antara pemerintah dan swasta terancam tidak lagi dapat dilanjutkan, sebab MK mengharuskan pengelolaan SDA diprioritaskan pada BUMN atau BUMD.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Rustam Agus
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper