Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BERAS SINTETIS: Pemkot Tangerang Sidak Toko & Gudang Beras

Pemerintah Kota Tangerang beserta polisi menggelar inspeksi mendadak ke sejumlah toko dan gudang beras guna mengantisipasi peredaran beras plastik yang beredar di beberapa wilayah Indonesia.
Muhammad Abdi Amna
Muhammad Abdi Amna - Bisnis.com 23 Mei 2015  |  09:22 WIB
BERAS SINTETIS: Pemkot Tangerang Sidak Toko & Gudang Beras
Polisi memeriksa karung beras di pergudangan Kalimas Surabaya, Jawa Timur, Kamis (21/5). - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA— Pemerintah Kota Tangerang beserta polisi menggelar inspeksi  mendadak ke sejumlah toko dan gudang beras guna mengantisipasi peredaran beras plastik yang beredar di beberapa wilayah Indonesia.

Sachrudin, Wakil Wali Kota Tangerang, mengatakan berdasarkan sejumlah pemeriksaan yang dilakukan, belum dapat disimpulkan ditemukan toko atau gudang beras yang menjual beras sintetis.

“Karena masih menunggu hasil laboratorium. Upaya ini untuk memberi rasa aman kepada masyarakat. Ada atau tidak ada kasus, secara periodik kami melakukan pemantauan, pengawasan, serta pembinaan kepada pedagang,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (22/5/2015).

Menurutnya, secara kasat mata sampel beras yang diambil tidak mencirikan beras sintetis. Selain itu, berdasarkan uji langsung di lapangan dengan merendam beras ke dalam air es, tidak nampak yang mengapung.

“Jika mengandung unsur plastik, maka bobotnya ringan dan akan mengapung. Kami berharap seluruh beras yang beredar di Kota Tangerang aman dari sintetis,” katanya.

Dalam inspeksi mendadak ini Pemkot Tangerang ditemani oleh Wakasat Reskrim Kompol Suyono, Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) serta instansi terkait lainnya.

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

beras sintetis
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top