Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PILKADA TANGSEL: Warga Lebih Tertarik Bahas Sidang MKD

Suasana hari tenang menjelang pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Selatan pada 9 Desember 2015 benar-benar terasa seakan-akan tidak ada agenda pemilihan kepada daerah (Pilkada) tersebut.
Nurudin Abdullah
Nurudin Abdullah - Bisnis.com 07 Desember 2015  |  15:38 WIB
Tiga pasang calon Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Selatan pasangan Ikhsan Modjo-Li Claudia Chandra (1), pasangan Arsid-Elvier Aridiannie Soedarto Poetri (2) dan pasangan Airin Rachmi Diany-Benyamin Davnie (3). - Antara
Tiga pasang calon Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Selatan pasangan Ikhsan Modjo-Li Claudia Chandra (1), pasangan Arsid-Elvier Aridiannie Soedarto Poetri (2) dan pasangan Airin Rachmi Diany-Benyamin Davnie (3). - Antara

Bisnis.com, TANGSEL -- Suasana hari tenang menjelang pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (tangsel) pada 9 Desember 2015 seakan tidak ada agenda pemilihan kepada daerah (pilkada).   

Sejumlah warga mengaku suasana hari tenang dirasakan seperti tidak ada agenda pilkada, yang seharusnya menjadi event istimewa untuk menentukan siapa yang akan memimpin Tangsel selama periode mendatang.

Bahkan, banyak yang tidak peduli siapa pun yang nanti terpilih, dari tiga pasangan calon wali kota dan wakilnya yaitu Ikhsan Modjo-Li Claudia Chandra, Arsid-Elvier Aridiannie Soedarto Poetri dan Airin Rachmi Diany-Benyamin Davnie.

Soleh Junaedy, warga Cirendeu, Ciputat Timur, mengatakan, suasana hari tenang menjelang pilkada benar-benar tenang karena warga justru lebih tertarik membicarakan situasi persidangan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD).

“Saat kumpul warga yang menarik dibincangkan justru persidangan MKD, soal pencatutan nama presiden dan wakil presiden. Bukan bicara siapa nanti yang terpilih jadi wali kota dan Wakil wali kota Tangsel,” katanya, Senin (7/12/2015).  

Menurutnya, selama masa kampanye saja suasanya tenang-tenang, tidak ada yang terasa istimewa dan lebih semarak, kecuali di sejumlah lokasi tempat berlangsungnya kampanya pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Tangsel.

Sumarno, warga Pondok Bentung, Kecamatan Pondok Aren Tangsel, mengatakan sebagaimana kebanyakan warga di sekitar rumahnya tidak terlalu antusias dengan kegiatan kampanye, tetapi siap datang ke lokasi tempat pemungutan suara (TPS).

“Kami akan datang ke TPS menyalurkan hak suara untuk pasangan yang diyakini lebih baik, tidak korupsi, kolusi dan nepotisme, kemudian terserah siapa yang bakal terpilih nanti kami dukung,” ujarnya

Fatony, warga Pamulang, Kecamatan Pamulang, Tangsel menyatakan pilkada kali ini, yang dilaksanakan serentak pada 9 Desember 2015 di sejumlah daerah tingkat I dan II di Tanah Air, tidak sesemarak kegiatan pilkada tahun-tahun sebelumnya.

“Saya sendiri dan beberapa warga yang saya tanya juga sama merasa biasa-biasa saja, tidak ada gregetnya Pilkada Tangsel sekarang. Tetapi, sebagai warga negara yang baik tentu akan datang ke TPS untuk memilih,” ujarnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tangerang selatan pilkada tangsel
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top