Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ahok Bilang AMDAL Cuma Hambat Perizinan

Gubernur DKI Jakarta mengatakan niatnya menghapus analisis dampak lingkungan (AMDAL) sebagai syarat mengurus perizinan karena DKI sudah memiliki rencana detail tata ruang (RDTR).
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 22 Januari 2016  |  12:25 WIB
Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok (keempat dari kanan) saat peresmian RPTRA Karet Tengsin. - Bisnis/Gloria FK Lawi
Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok (keempat dari kanan) saat peresmian RPTRA Karet Tengsin. - Bisnis/Gloria FK Lawi
Bisnis.com, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta mengatakan niatnya menghapus analisis dampak lingkungan (AMDAL) sebagai syarat mengurus perizinan karena DKI sudah memiliki rencana detail tata ruang (RDTR).
 
"Kami kan sudah punya RDTR. Sudah ada AMDAL nya itu. Harusnya gak usah ada syarat lagi," katanya di Balai Kota, Jumat (22/1/2016).
 
Dia menambahkan seharusnya pemerintah bisa berpatokan pada upaya pengelolaan lingkungan (UPL) saja, tidak perlu lagi mengurus AMDAL.
 
"AMDAL tuh hanya menghambat pengurusan perizinan. Udah lama, isinya cuma copy paste aja," jelasnya.
 
Wacana penghapusan AMDAL di DKI disampaikan Ahok saat melaksanakan Rapat Terbatas dengan Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Rabu (20/1/2016). Agenda yang dirapatkan adalah soal deregulasi perizinan untuk meningkatkan ease of doing business di Jakarta. Salah satu hal yang diminta Ahok adalah penghapusan syarat AMDAL dan penerbitan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup soal hal itu.
 
Ahok menilai AMDAL tak diperlukan di DKI Jakarta, contohnya untuk membangun Kepulauan Seribu dan Reklamasi 17 Pulau.
 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ahok amdal
Editor : Martin Sihombing

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top