Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

IMLEK 2567:Makanan dan Busana Khas Imlek Diserbu PembeliI

Suasana menyambut Tahun Baru Imlek 2567 yang jatuh pada 8 Februari 2016 sangat terasa di pasar swalayan dan pusat perbelanjaan modern di wilayah Tangerang Selatan.
Nurudin Abdullah
Nurudin Abdullah - Bisnis.com 04 Februari 2016  |  15:50 WIB
alah satu pengunjung yang akan membeli hiasan dinding dengan motif monyet api - Natalia Indah Kartikaningrum
alah satu pengunjung yang akan membeli hiasan dinding dengan motif monyet api - Natalia Indah Kartikaningrum

Bisnis.com, TANGSEL-Suasana menyambut Tahun Baru Imlek 2567 yang jatuh pada 8 Februari 2016 sangat terasa di pasar swalayan dan pusat perbelanjaan modern di wilayah Tangerang Selatan.

Berbagai hiasan dan dekorasi khas Imlek mempercantik tempat berbelanja tersebut yang menyediakan berbagai produk khas hari raya tersebut seperti pakaian khas Tionghoa, kue keranjang dan aneka makanan ringan serta jeruk mandarin.

Susana, pengunjung Bintaro Plaza di kawasan Bintaro Jaya, Tangerang Selatan, mengatakan merasa cukup ke pusat perbelanjaan Bintaro Plaza untuk membeli kebutuhan hari raya Imlek, terutama busana buat dirinya, suami dan anaknya.

“Cukup datang ke sini, sekali parkir, semua kebutuhan perayaan Imlek sudah tersedia, termauk makanan kecil dan buah-buahan untuk parsel yang dibagikan kesanak saudara,” katanya, Kamis (4/2/2016).

Menurutnya, untuk membeli barang kebutuhan perayaan hari besar Imlek ada alternatif pusat perbelanjaan yang mudah dijangkau dari rumahnya di kawasan Bintaro Jaya, yaitu Bintaro Plaza dan Bintaro Exchange atau ke ke BSD Serpong.

Permintaan poduk makanan dan pakaian khas Imlek, lanjutnya, akan mencapai puncaknya pada akhir pekan, Sabtu dan Minggu atau sehari sebelum perayaan Hari Besar Tionghoa tersebut yang jatuh pada Senin, 8 Februari 2016..

Sementara itu, dalam upaya mencegah agar tidak ada warga yang dirugikan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tangsel melakukan pengawasan terhadap parcel Imlek yang diperdagangkan di wilayahnya.

“Produk-produk makanan yang ada di dalam kemasan parcel, yang dijual di supermarket atau toko-toko lainnya tidak boleh ada yang sudah kadaluarsa atau kondisi kemasannya rusak,” kata Kepala Disperindag Tangsel, Muhamad.

Dia menyatakan pihaknya tidak segan-segan untuk menjatuhkan sanksi keras terhadap siapa saja yang menjual produk makanan dalam kemasan parcel Imlek 2567 yang terbuki tidak layak dikonsumsi.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

imlek supermarket
Editor : Martin Sihombing
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top