Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kabupaten Tangerang Bongkar Lokalisasi Dadap Mei 2016

Pemerintah Kabupaten Tangerang berencana membongkar paksa bangunan ilegal di wilayah Dadap, Kecamatan Kosambi.
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 24 Februari 2016  |  13:34 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

Bisnis.com, TIGARAKSA--Pemerintah Kabupaten Tangerang berencana membongkar paksa bangunan ilegal di wilayah Dadap, Kecamatan Kosambi.

Sejatinya, tanah yang didiami tersebut merupakan milik PT Angkasa Pura II Bandara Soekarno Hatta dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Berdasarkan tahapan penertiban, Pemkab Tangerang akan melakukan pendataan bangunan dan pemetaan lokasi pada Maret 2016.

Selanjutnya, pemda akal melayangkan surat peringatan pertama dan kedua kepada pemilik bangunan yang tidak memiliki ijin pada April 2016 dan puncaknya penertiban akan dilakukan pada Mei 2016.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Tangerang Yusuf Herawan mengatakan ada beberapa permasalahan di wilayah dadap Kecamatan Kosambi berupa pemanfaatan lahan tanpa ijin untuk timpat tinggal, pemanfaatan lahan tanpa ijin untuk kegiatan usaha, lokalisasi asusila, penyempitan jalan dan sungai, rawan terjadi gangguan ketertiban umum, kumuh dan pencemaran lingkungan.

“Penertiban bangunan ini untuk menegakan Peraturan Daerah dan Peraturan Bupati Tangerang, menjaga ketentaraman dan ketertiban umum, mengembalikan fungsi lahan sesuai peruntukannya,” katanya, mengutip keterangan resminya, Rabu (24/2).

Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Iskandar Mirsad menegaskan pembongkaran lokalisasi prostitusi Dadap Kecamatan Kosambi hanya melakukan penertiban terhadap bangunan yang mendiami tanah milik PT. Angkasa Pura II sepanjang kiri kanan jalan.

“Kami tidak membongkar rumah penduduk yang ada di wilayah Dadap. Pemkab Tangerang hanya menertibkan bangunan yang berdiri diatas tanah negara. Bangunan yang berdiri diatas tanah negara sekarang kebanyakan kafe-kafe dan restoran,” ujar Iskandar.

Iskandar Mirsad menegaskan penertiban lokalisasi prostitusi di Dadap kali ini berbeda dengan penertiban lokalisasi di Kalijodo, Jakarta.

Pasalnya, Pemkab Tangerang hanya membongkar kafe, restoran,dan prostitusi. Sebaliknya, pembongkaran lokalisasi Kalijodo juga melibatkan permukiman sekitar.

Terkait dengan hal tersebut, Pemkab Tangeerang akan melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat yang mendiami wilayah Dadap.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lokalisasi kabupaten tangerang
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top