Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Globalisasi dapat Ancam Ketahanan Keluarga

Ketua DPD PKS Jakarta Pusat Ismail mengatakan ada tiga dampak globalisasi yang akan dihadapi masyarakat dan mengancam ketahanan keluarga.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 20 April 2016  |  08:20 WIB
Globalisasi dapat Ancam Ketahanan Keluarga
Ketua DPD PKS DKI Ismail - dokumentasi
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA- Ketua DPD PKS Jakarta Pusat Ismail mengatakan ada tiga dampak globalisasi yang akan dihadapi masyarakat dan  mengancam ketahanan keluarga.

"Mengutip pandangan Alvin Toffler, tiga efek globalisasi yang akan dihadapi. Pertama, masyarakat akan disibukkan dengan persaingan dalam bekerja sehingga melupakan dua aspek yaitu agama dan sosial," ujar Ismail dalam dalam siaran pers yang diterima Bisnis.com, Rabu (20/04)

Kedua, ia menuturkan, masyarakat akan terjebak pada pemujaan materialistik sebagai pelampiasan atas kesibukan mereka dan untuk menunjukkan status sosial mereka.

"Yang ketiga, hubungan sosial akan bergeser, dari ikatan emosional menjadi sekadar ikatan fungsional semata," imbuhnya.

Oleh karena itu, menurutnya diperlukan upaya-upaya konkret yang dapat membekali masyarakat dalam membangun ketahanan keluarga sehingga dapat mengatasi efek negatif dari  globalisasi tersebut.

Salah satu upaya konkret yang dilakukan  PKS diantaranya melalui program-program ketahanan keluarga yang digulirkan  Rumah Keluarga Indonesia (RKI).

Program-program yang digulirkan bukan sekadar penyuluhan, tetapi lebih diarahkan yang bersifat partisipatoris yaitu yang bisa melibatkan secara aktif para keluarga dalam membangun ketahanan keluarganya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pks globalisasi
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top