Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tangsel Catat Penerimaan BPHTB Kuartal I/2016 Rp64,6 Miliar

Pemerintah Kota Tangerang Selatan berhasil membukukan penerimaan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) mencapai Rp64,6 miliar pada tahun ini hingga 18 April 2016.
Nurudin Abdullah
Nurudin Abdullah - Bisnis.com 20 April 2016  |  15:44 WIB
Pajak Bumi Bangunan. Ilustrasi - JIBI
Pajak Bumi Bangunan. Ilustrasi - JIBI

Bisnis.com, TANGSEL-Pemerintah Kota Tangerang Selatan berhasil membukukan penerimaan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) mencapai Rp64,6 miliar pada tahun ini hingga 18 April 2016.

Indri Sari, Kepala Bidang Pajak Bumi Bangunan (PBB) dan BPHTB Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah (DPPKAD) Tangsel, mengatakan optimistis dapat mempertahankan prestasinya pada tahun lalu.

“Tahun lalu kami berhasil mendapatkan Rp405 Miliar dari hasil BPHTB saja, sehingga Tangsel menjadi penyumbang kedua paling besar di Indonesia,” katanya dalam situs resminya, Rabu (20/4/2016).

Menurutnya, atas prestasi tersebut Tangsel mendapat penghargaan dari Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) Kota Tangsel yang diserah-terimakan kepada Wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie, baru-baru ini.

Rani Ridayanthi, Ketua IPPAT Tangsel, mengatakan pihaknya memberikan pengharagaan itu khususnya untuk Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah (DPPKAD) dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Tangsel.

“Kota Tangsel merupakan penyumbang terbesar dalam pembayaran BPHTB, terkait pemasukan masyarakat melalui akta jual beli, hibah, warisan, tukar menukar, dan lain-lainnya,” ujarnya.

Alen Saputra, Kepala BPN Tangsel, mengatakan pendapatan dari sektor BPHTB Tangsel pada 2015 mendapatkan apresiasi karena menempati urutan yang kedua dari pendapatan terbesar nasional setelah Jakarta Selatan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tangerang selatan pajak bumi bangunan (pbb)
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top