Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Palyja Perbaiki IPA Cilandak dan IPA Pejompongan, Suplai Air Bersih Terganggu

PT PAM Lyonnaise Jaya (PALYJA) operator penyediaan dan pelayanan air minum di wilayah Barat DKI Jakarta, akan melakukan pekerjaan teknis di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Cilandak dan IPA Pejompongan, demi peningkatan pelayanan kepada pelanggan.
Puput Ady Sukarno
Puput Ady Sukarno - Bisnis.com 26 Desember 2016  |  22:45 WIB
Palyja Perbaiki IPA Cilandak dan IPA Pejompongan, Suplai Air Bersih Terganggu
Layanan Palyja - Jakarta.go.id
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja), operator penyediaan dan pelayanan air minum di wilayah Barat DKI Jakarta, akan melakukan pekerjaan teknis di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Cilandak dan IPA Pejompongan, demi peningkatan pelayanan kepada pelanggan.

Namun, akibat jadwal perbaikan di kedua lokasi tersebut memakan waktu beberapa hati maka layanan air bersih kepada pelanggan di sejumlah daerah bakal mengalami kendala sementara waktu.

Meyritha Maryanie, Corporate Communications & Social Responsibilities Div Head Palyja mengatakan perbaikan IPA Cilandak akan dimulai pada Selasa - Rabu, 27 - 28 Desember 2016, pukul 15.00 - 07.00 WIB dan juga IPA Pejompongan pada Rabu - Kamis, 28 - 29 Desember 2016, mulai pukul 20.00 - 04.00 WIB.

"Kegiatan ini akan berdampak pada produksi air minum dan untuk sementara waktu pelayanan akan terganggu di beberapa wilayah pelayanan kami," ujarnya seperti siaran pers, Senin (26/12/2016).

Meyritha memaparkan untuk penggantian trafo di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Cilandak, maka suplai air bersih yang terhenti, antara lain Jati Padang, Pasar Minggu, Tanjung Barat, Ragunan, Cilandak Timur, Kebagusan, Pejaten Timur, Pejaten Barat, Kalibata, Gandaria Selatan, Cilandak Barat, Cipete Selatan, Lebak Bulus, Cipete Utara, Gnadaria Utara, Pondok Pinang, Kebayoran Lama Utara, Kebayoran Selatan, Pulo, Pela Mampang, Melawai, Petogogan, dan Kramat Pela. .

"Pasokan air minum Palyja akan kembali normal secara bertahap pada Rabu, 28 Desember 2016, mulai pukul 12.00 WIB," ujarnya.

Kemudian, lanjut dia, pada pekerjaan sambungan pipa di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Pejompongan dan penggantian Valve pipa transmisi, berdampak menurunnya suplai air bersih di beberapa lokasi mulai Rabu - Kamis, 28 - 29 Desember 2016, 20.00 - 04.00 WIB.

Sejumlah lokasi tersebut antara lain di daerah Kartini, Karang Anyar, Maphar, Taman Sari, Pluit, Tangki, Mangga Besar, Mangga Dua Selatan, Pinangsia, Kebon Kelapa, Roa Malaka, Ancol, Pekojan, Jembatan Lima, Pejagalan, Penjaringan, Tanah Sereal, Krukut, Keagungan, Glodok, Krendang, Jembatan Besi, Angke, Jembatan Lima, Tambora, Petojo Utara, Duri Pulo, Menteng Dalam, Tebet Barat, Tebet Timur, Bukit Duri dan Kebon Baru.

Selain suplai menurun, sejumlah lokasi bahkan suplai akan terhenti, yakni di Gelora, Karet Semanggi, Kuningan Timur, Menteng Dalam, Senayan, Kuningan Barat, Guntur, Bendungan Hilir, Karet Tengsin, Karetkuningan, Menteng Atas, Karet, Setiabudi, Petojo Selatan, Kebon Sirih, Gambir, Cikini, Menteng, Kebon Kacang, Kebon Melati, Kampung Bali, Manggarai Selatan, Manggarai, Pasar Manggis, Guntur, Pegangsaan, Petamburan, Kota Bambu Selatan, Kota Bambu Utara, Cideng, Kebon Melati, Kampung Bali, Ancol.

Selain itu, di daerah Pinangsia, Roa Malaka, Pekojan, Penjaringan, Pejagalan, Pluit, Pluit, Penjaringan, Pejagalan, Kemanggisan, Pal Merah, Gelora, Petojo Utara, Cideng, Duri Pulo, Kali Anyar, Duri Selatan, Duri Utara, Tanah Sereal, Krukut, Jembatan Besi, Kuningan Barat, Senayan, Menteng Dalam, Tebet Barat, Manggarai, Manggarai Selatan, Bukit Duri, Duri Kepa,Tanjung Duren Selatan, Tanjung Duren Utara, Kedoya Utara, Jelambar Baru, Wijaya Kusuma, Jelambar, Duri Kepa dan Tanjung Duren Utara.

"Pasokan air minum akan kembali normal secara bertahap pada Kamis, 29 Desember 2016, mulai pukul 10.00 WIB," tegasnya.

Pihaknya mengimbau seluruh pelanggan agar mengisi bak-bak penampungan dan menghemat penggunaan air, guna mengantisipasi gangguan suplai air.

"Sebagai upaya mengurangi dampak gangguan, kami mengkompensasi pasokan air dari distribution central reservoir (DCR) 5 sebanyak 200 liter per detik dan pemasangan tandon air di beberapa lokasi warga yang terdampak," terangnya.

Selain itu, pihaknya juga menyediakan air melalui truk-truk tangki secara gratis untuk keadaan darurat seperti rumah sakit, dan sebagainya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

palyja pasokan air palyja
Editor : Fatkhul Maskur
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top