Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Berbekal Teknologi Aquadvanced, Palyja Layani 3 Juta Pelanggan

Palyja, perusahaan bidang pengolahan dan distribusi air bersih yang melayani wilayah DKI Jakarta bagian barat, kini melayani 3 juta pelanggan.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 05 Maret 2017  |  23:12 WIB
Berbekal Teknologi Aquadvanced, Palyja Layani 3 Juta Pelanggan
Engineer di IPA 1 Palyja - Dokumentasi Palyja
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja), perusahaan bidang pengolahan dan distribusi air bersih yang melayani wilayah DKI Jakarta bagian barat, kini melayani 3 juta pelanggan dan kini menggunakan teknologi Aquadvanced.

Palyja merupakan usaha patungan Astra Infra dengan Suez Environnement (Suez), perusahaan pengolahan air asal Prancis, dimana Astra Infra memiliki saham 49%.

Humas Astra Infra Danik mengatakan sejak 1998 Palyja telah membangun 2.400 km dari 5.400 km panjang jaringan pipa. Palyja juga telah melayani 403.000 sambungan yang setara dengan 3 juta pelanggan.

“Palyja juga telah menggunakan teknologi terbaru dan pertama digunakan di Indonesia yaitu Aquadvanced,” ujarnya seperti yang dikutip dari keterangan resmi pada Minggu (5/3/2017).

Dia menjelasakan Aquadvanced yang dikembangkan Suez merupakan aplikasi yang mampu mendeteksi jaringan air yang tidak berfungsi dengan baik secara real time, serta melakukan studi dan analisis dari data tersebut secara otomatis.

Studi dan analisis itu akan menemukan penyebab dari ketidaknormalan yang terjadi pada jaringan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

air minum palyja
Editor : M. Syahran W. Lubis
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top