JANJI ANIES-SANDI: Ini yang Akan Dilakukan Aetra Jika Gubernur Terpilih Jalankan Programnya

Direktur Operasional PT Aetra Air Jakarta Lintong Hutasoit mengatakan pihaknya memiliki cadangan pasokan air untuk 120.000 pelanggan baru termasuk untuk memenuhi kebutuhan program rumah dari gubernur pemenang pilkada.
Miftahul Khoer
Miftahul Khoer - Bisnis.com 20 April 2017  |  14:54 WIB
JANJI ANIES-SANDI: Ini yang Akan Dilakukan Aetra Jika Gubernur Terpilih Jalankan Programnya
Aetra - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Direktur Operasional PT Aetra Air Jakarta Lintong Hutasoit mengatakan pihaknya memiliki cadangan pasokan air untuk 120.000 pelanggan baru termasuk untuk memenuhi kebutuhan program rumah dari gubernur pemenang pilkada.

Pasalnya, kata dia, pihaknya telah menambah kapasitas produksi sebesar 1.500 liter per detik yang saat ini sudah mencapai 10.500 liter per detik dari sebelumnya sekitar 9.000 liter per detik.

"Jadi jika nanti gubernur baru akan banyak membangun rumah sesuai programnya, kami siap melayani," ujarnya, Kamis (20/4/2017).

Sementara itu, Presiden Direktur PT Aetra Air Jakarta Mohamad Selim mengatakan pihaknya juga siap memberikan subsidi air kepada warga Jakarta seperti yang diprogramkan gubernur dan wakil gubernur terpilih Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.

Dalam janji kampanyenya, Anies-Sandi mengatakan pihaknya akan memperluas cakupan dan memperbaiki kualitas layanan air bersih.

Selain itu memberikan prioritas pada wilayah-wilayah dengan kualitas air terburuk, serta memberikan subsidi air langsung untuk warga tidak mampu.

Selim mengatakan pihaknya telah memiliki patokan tersendiri untuk program subsidi air bersih. Pihaknya berusaha menjaga rasio pelanggan 40% kalangan atas dan 60% kalangan menengah ke bawah.

"Kami akan komitmen untuk menjaga komposisi pelanggan tersebut agar pelanggan kalangan bawah bisa disubsidi dari pelanggan kalangan atas melalui tarif yang ditentukan," paparnya.

Menurutnya, skema tersebut dinamakan subsidi silang. Kalaupun subsidi silang tidak bisa dilakukan, pihaknya akan mengacu pada Permendagri No. 71/2016 tentang perhitungan dan penetapan tarif air minum.

"Tapi sesuai dalam Permendagri tersebut yang memberikan subsidi tersebut adalah pemerintah yakni PD PAM Jaya," ujarnya.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
aetra, anies-sandi

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top