Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Jadi Gubernur Jakarta, Berikut Agenda Djarot 4 Bulan ke Depan

Djarot Saiful Hidayat hari ini, Kamis (15/6/2017) resmi dilantik sebagai Gubernur DKI Jakarta dengan masa jabatan sekitar 4 bulan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Nirmala Aninda
Nirmala Aninda - Bisnis.com 15 Juni 2017  |  14:00 WIB
Jadi Gubernur Jakarta, Berikut Agenda Djarot 4 Bulan ke Depan
Presiden Joko Widodo (ketiga kiri), disaksikan Wakil Presiden Jusuf Kalla (kedua kanan) dan mantan presiden Megawati Soekarnoputri (kanan) memberi ucapan selamat kepada Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat (kiri) beserta istri usai pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/6). - Antara/Puspa Perwitasari.
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA -- Djarot Saiful Hidayat hari ini, Kamis  (15/6/2017) resmi dilantik sebagai Gubernur DKI Jakarta dengan masa jabatan sekitar 4 bulan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). 

Dengan sisa masa kepemimpinan tersebut, Djarot telah mengagendakan beberapa pekerjaan yang harus diselesaikan setidaknya hingga Oktober 2017.

"Karena sisa waktu tidak banyak, 5 bulan kurang, maka ini harus segera kita kebut terutama beberapa yang sudah dirancang sebelumnya dan harus selesai tahun 2017. Meskipun ada beberapa program strategis yang tidak bisa selesai tahun ini, tapi kita harapkan bisa selesai di 2018-2019 itu bisa sebanyak mungkin," ujar Djarot di Balai Kota.

Pekerjaan rumah yang harus diselesaikan oleh Djarot antara lain adalah kajian akademis guna menyusun Rencana Peraturan Daerah yang akan mengatur pengelolaan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA), proses penyusunan APBDP hingga RAPBD 2018, program startegis JakGrosir Pasar Kramat Jati.

Kemudian, pekerjaan lain yang harus selesai adalah pembangunan beberapa Rusunawa, revitalisasi Taman Ismail Marzuki, pemindahan masjid Al-Mubarokah dari Kalijodo ke Taman Kodok,  Menteng, dan pembersihan kawasan kolong tol Kalijodo yang baru saja ditertibkan.

Namun, Djarot mengakui masih ada beberapa pekerjaan yang tidak mungkin selesai pada saat masa kepemimpinannya berakhir.

"Yang masih belum bisa kita tuntaskan terus terang saja LRT (Light Rapid Transit). LRT itu 2018 tentunya sudah selesai, sekarang progresnya sudah 25%. Kemudian venue untuk Asian Games itu selesai 2018. Hasil yang disampaikan ke saya progresnya melebihi target baik Velodrome maupun Equestrian," katanya.

Proyek pengerjaan tersebut dinilainya tidak bisa dikebut agar pelayanan terhadap masyarakat tetap maksimal.

"Kemarin kita luncurkan petugas AJIB dan pasukan putih dalam rangka memastikan pelayanan dan sistem transaksi di Jakarta itu menggunakan nontunai atau cashless. Karena ini salah satu upaya meminimalisir korupsi dan pungutan liar," tukas Djarot.

Tanpa Wakil Gubernur

Menjadi gubernur tanpa wakil dirasa Djarot sebagai tugas yang berat, namun Djarot berjanji memenuhi tanggung jawabnya. Optimisme tersebut muncul karena dia percaya terhadap birokrasi DKI yang menurutnya sudah jauh lebih baik.

Djarot mengatakan, "Makanya saya bilang sama teman-teman birokrasi ini kerja kita harus maksimal loh, sehingga sampai bulan Oktober kita bisa memberi yang terbaik untuk warga Jakarta."

Prinsip mengayomi masyarakat yang dulu digemborkan oleh Basuki Tjahaja Purnama  (Ahok) akan dijadikan Djarot sebagai semangat kerjanya.

"Dulu pesannya Pak Ahok tolong dijaga dan ditingkatkan tingkat kepuasan masyarakat, karena hasil berbagai macam survei penelitian tingkat kepuasan warga Jakarta pada pemerintahan baik Jokowi-Basuki maupun Basuki-Djarot itu cukup tinggi, di atas 70%," kata Djarot.

Djarot berharap angka tersebut dapat dijadikan standar kerja Pemprov DKI Jakarta agar kepuasan dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah dapat meningkat terus.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pilkada DKI 2017
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top