Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Aetra Imbau Karyawan Tak Perlu Khawatir Soal Putusan MA

PT Aetra Air Jakarta mengimbau kepada para karyawan untuk tidak khawatir atas putusan Mahkamah Agung agar Pemprov DKI menghentikan kebijakan swastanisasi air minum DKI.
Miftahul Khoer
Miftahul Khoer - Bisnis.com 26 Oktober 2017  |  20:40 WIB
Aetra Imbau Karyawan Tak Perlu Khawatir Soal Putusan MA
Aetra - twitter
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA- PT Aetra Air Jakarta mengimbau kepada para karyawan untuk tidak khawatir atas putusan Mahkamah Agung agar Pemprov DKI menghentikan kebijakan swastanisasi air minum DKI.

Direktur Utama PT Aetra Air Jakarta Mohammad Selim memaparkan keputusan tersebut tidak membatalkan kontrak dengan PAM Jaya yang selama ini telah dikerjasamakan.

"Kami sudah keluarkan imbauan kepada para karyawan untuk tidak khawatir. Tak ada yang harus dirugikan," ujarnya pada Bisnis saat ditemui di sela-sela program CSR Aetra di RPTRA Ikapola Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Kamis (26/10).

Sebelumnya, Mahkamah Agung mengeluarkan putusan menolak banding Pemprov DKI dan operator swasta yakni PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja) dan PT Aetra Air Jakarta terkait gugatan yang diajukan Koalisi Masyarakat Menolak Swastanisasi Air Jakarta.

Selim mengatakan kerja sama yang dilakukan dengan PAM Jaya sebagai operator penyedia air bersih tetap akan berjalan karena putusan tersebut berlaku tidak surut.

"Kami menyebut putusan tersebut sebagai putusan yang tidak ada hukuman," paparnya.

Sebelumnya, PAM Jaya dan Aetra telah bekerja sama sejak 1 Februari 1998 dan akan berakhir pada 2023 mendatang. Dengan demikian dengan adanya putusan tersebut, Aetra tetap menjadi operator air bersih di DKI untuk wilayah Jakarta Timur dan sebagian untuk Jakarta Pusat dan Jakarta Barat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

aetra
Editor : Martin Sihombing
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top