Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tarawih Akbar di Istiqlal, Sandi: Monas Mempersatukan dan Instagramable

Pemprov DKI Jakarta akhirnya memutuskan memindahkan lokasi pelaksanaan salat tarawih akbar di Masjid Istiqlal, bukan di Monas.
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 22 Mei 2018  |  11:48 WIB
Tarawih pertama di Masjid Istiqlal, Jakarta, pada Ramadan 1439 H. - Antara/Wahyu Putro
Tarawih pertama di Masjid Istiqlal, Jakarta, pada Ramadan 1439 H. - Antara/Wahyu Putro

Bisnis.com, JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta akhirnya memutuskan memindahkan lokasi pelaksanaan salat tarawih akbar di Masjid Istiqlal, bukan di Monas.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan sudah mendapatkan instruksi dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk mengikuti permintaan Majelis Ulama Indonesia (MUI)

“Pak Gubernur sampaikan tentunya kita harus mengikuti apa yang diinginkan oleh para ulama,” katanya, Senin (21/5/2018).

Sandi mengungkapkan ide awal pelaksanaan tarawih akbar di Monas tak lepas dari kedatangan beberapa ulama yang bertemu dengan Anies dan Sandiaga di Balai Kota.

Mereka mengungkapkan ingin ada satu kebersamaan tersendiri di lapangan Monas.

“Terutama ustad-ustad yang muda ini. [Monas] ini sangat Instagramable gitu. Mempersatukan [umat] dan sangat instagramable,”ucapnya.

Baca Juga : Cuaca Jakata 22 Mei

Meski demikian, dia tak menampik ada kalangan ulama sudah menyampaikan salat di lapangan terbuka lebih banyak mudaratnya dibandingkan di masjid.

Setelah mendengar pendapat dari ulama, Pemprov DKI memutuskan memindahkan lokasi salat tawarih pada 26 Mei 2018 di Masjid Istiqlal.

“Kami akhirnya putuskan berusaha berkoordinasi dengan Masjid Istiqlal untuk memindahkan lokasi [salah tarawih] dari Monas,” kata Sandi.

 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

anies-sandi
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top