Sarana dan Prasarana Penunjang Asian Games 2018 Dikebut

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menargetkan pembangunan dan penataan infrastruktur pendukung ajang olahraga terbesar di Asia ini rampung pada 22 Juli 2018.
Regi Yanuar Widhia Dinnata | 27 Juni 2018 15:41 WIB
Jakarta International Velodrome Rawamangun di Jakarta Timur. - Antara/Sigid Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA -- Sarana dan prasana Asian Games 2018 kembali mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menargetkan pembangunan dan penataan infrastruktur pendukung ajang olahraga terbesar di Asia ini rampung pada 22 Juli 2018.

“Intinya adalah semua persiapan yang terkait dengan pelaksanaan itu ditargetkan untuk selesai per 22 Juli 2018," katanya setelah memimpin rapat koordinasi rutin di Ruang Pola, Balaikota, Jakarta Pusat, Selasa (26/6/2018).

Menurut Anies, seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menyepakati target tersebut. Ada tiga poin utama yang digenjot dalam persiapan Asian Games 2018, yaitu penyediaan infrastruktur, penataan, dan memperindah perkotaan. 

Seperti diketahui, ajang olahraga tersebut akan dimulai pada 18 Agustus 2018 atau sekitar dua bulan lagi. Dengan demikian, Pemprov DKI Jakarta berupaya meningkatkan kinerja agar bisa mengejar waktu yang tersedia ini. 

"Misalnya, penataan Jalan Sudirman-MH Thamrin itu per 22 Juli 2018 semuanya sudah lurus, rata, dan rapi. Jadi yang sekarang masih meliuk-liuk jalannya itu mulai proses penutupan pada awal Juli, besok sudah mulai diratakan. Kemudian, kampung itu sudah mulai penataan, pewarnaan, pembersihan jalan-jalannya, itu sudah mulai semua,” lanjutnya.

Pemprov DKI Jakarta telah diberi mandat melakukan penyediaan berbagai infraksruktur terkait Asian Games 2018 seperti velodrome (arena balap sepeda), equestrian (berkuda), sepeda BMX, dan lapangan baseball. Selain itu, Pemprov DKI Jakarta bertugas merenovasi sepuluh Gelanggang Olahraga (GOR) di ibu kota.

Lebih lanjut, Anies mengimbau masyarakat untuk mematuhi kebijakan dan peraturan sistem ganjil genap yang akan mulai uji coba pada 2 Juli 2018. Sistem ganjil genap ini akan berjalan secara efektif pada awal Agustus 2018.

“Jadi tadi banyak aspek teknisnya yang dibicarakan, juga mengenai pengujian ganjil-genap, sosialisasinya kami pastikan bahwa mulai [2 Juli] besok dijalankan. Harapannya, pada akhir Juli sudah terbiasa dengan kebijakan baru menjelang Asian Games. Kita harus memastikan warga Jakarta dan aparatur pemerintah di Jakarta semuanya mengantisipasi [dan mendorong kesiapan] Asian Games," ungkapnya.

Seluruh pengerjaan Mass Rapid Transit (MRT) yang saat ini belum selesai dan ddihentikan sementara pun bakal ditata. Pemprov DKI Jakarta menetapkan koridor Sudirman-MH Tamrin sebagai perhatian utama dalam penataan MRT tersebut.

Adapun pembangunan MRT akan kembali dikerjakan setelah Asian Games selesai.

“MRT, sebagian tempat-tempatnya yang belum selesai akan ditutup, kemudian diberi semacam besi-besi pelapis di jalan. Nanti setelah selesai Asian Games baru dilepas dan dilanjutkan kembali. Jadi, pekerjaan [yang] belum selesai, lubang-lubang di bawah ditutup dulu dan dilakukan pengerasan, selesai Asian Games dilanjutkan kembali,” tambah Anies.

Tag : dki jakarta, Asian Games 2018
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top