JK dan Anies Kunjungi Venue Asian Games

Gubernur DKI Jakarta dan Wakil Presiden meninjau langsung kesiapan sarana dan prasarana Asian Games.
Regi Yanuar Widhia Dinnata | 29 Juni 2018 19:51 WIB
Wakil Presiden Jusuf Kalla (tengah) berbincang dengan atlet pelatnas tenis ketika meninjau venue tenis indoor di Kompleks Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (29/6/2018). - ANTARA/Wahyu Putro A

Bisnis.com, JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta dan Wakil Presiden meninjau langsung kesiapan sarana dan prasarana Asian Games.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta saat ini sedang fokus dalam dua agenda utama untuk menyukseskan perhelatan olahraga terbesar di Asia.

Pertama, Pemprov DKI menerapkan kebijakan lalu lintas terkait penambahan dan perluasan sistem ganjil-genap, serta rekayasa lalu lintas. Kedua, infrastruktur pendukung Asian Games sedang digenjot agar bisa selesai pada pertengahan Juli nanti.

Adapun untuk memastikan semua agenda ini berjalan sesuai rencana, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Presiden Jusuf Kalla meninjau langsung beberapa venue pertandingan seperti BMX International Race Pulomas Jakarta Timur, hoki dan tennis outdoor Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta Pusat.

Dalam peninjauan ini, turut hadir juga Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara, Ketua Indonesia Asian Games 2018 Committee (INASGOC) Erick Thohir.

Selanjunya Indonesian Asian Para Games Organizing Committe (INAPGOC) Raja Sapta Oktohari, dan Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komisaris Jenderal Polisi Syafruddin.

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) memperkirakan bahwa pembangunan venue Asian Games akan rampung pada Juli nanti. Dengan demikian, dia menilai bahwa semua yang direncanakan pemerintah telah berjalan dengan baik.

Namun, dia mengingatkan bahwa uji coba harus terus dilakukan hingga menjelang Asian Games berlangsung.

“Tadi kita lihat venue BMX dan juga semua sudah siap untuk penyelenggaraan ini. [Venue] BMX dan hoki semua berstandar internasional. Beberapa penyiapan dari cabang itu sendiri akan berlangsung simulasinya sehingga pada Agustus nanti kita akan cek lagi, [dan] akhir Juli bagaimana hasil uji coba yang dilalui. Termasuk [acara] pembukaan dan penutupan [Asian Games] juga dengan pelatihan-pelatihan,” kata JK dalam keterangan resmi yang diterima Bisnis, Jumat (29/6/2018).

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjamin kelancaran lalu lintas ketika Asian Games berlangsung. Dia menjelaskan waktu tempuh atlet dan official tim dari Wisma Atlet ke sebanyak 8 venue pertandingan telah diupayakan agar bisa memenuhi standard Olympic Council of Asia (OCA), yakni maksimal selama 34 menit.

Kendati demikian, sebanyak 3 venue pertandingan seperti Pondok Indah, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), dan Cibubur untuk cabang olahraga golf dan pencak silat terbilang jauh dari Wisma Atlet. Oleh karena itu, dia menyarankan agar atlet dapet menginap di penginapan terdekat dengan lokasi tersebut.

"Wisma Atlet ke lapangan golf itu jaraknya sepanjang 41,5 KM, ke Cibubur jaraknya sepanjang 39 KM, dan ke Padepokan Pencak Silat itu jaraknya sepanjang 29 KM. [Ketiga] itu memang tidak bisa dicapai selama 34 menit. [Akan] tetapi venue lainnya, ke Gelora Bung Karno (GBK) bisa tercapai sesuai rencana,” kata Anies, Jumat (29/6/2018).

Terkait waktu tempuh ini, pemangku kepentingan juga telah menyiapkan kebijakan terhadap jalur khusus di tol dan non-tol bagi atlet dan official.

“Rutenya adalah menggunakan tol dari Kemayoran naik ke tol langsung arah Barat maupun Timur, akan disiapkan jalur disitu. Disiapkan juga jalur alternatif di GBK menggunakan non tol, yaitu dari Kemayoran ke arah Medan Merdeka, kemudian Sudirman-MH Thamrin," ungkapnya.

Tag : Asian Games 2018
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top