Kalau Formula E Digelar di Jakarta, Jakpro Bakal Minta Wildcard untuk Rio-Sean

Jakarta sudah mengajukan diri menjadi tuan rumah salah satu seri Formula E untuk 2020.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 17 Agustus 2019  |  20:56 WIB
Kalau Formula E Digelar di Jakarta, Jakpro Bakal Minta Wildcard untuk Rio-Sean
Laga Formula E di jalanan Brooklyn, New York, AS pada Minggu (14/7/2019). Berbeda dengan ajang Formula 1, balapan ini menggunakan mobil bertenaga listrik dan digelar di jalanan kota. - USA Today Sports via Reuters

Bisnis.com, JAKARTA -- PT Jakarta Propertindo bakal mengupayakan agar Rio Haryanto dan Sean Gelael bisa mendapatkan kesempatan ikut serta dalam ajang Formula E jika balapan tersebut jadi digelar di Jakarta.

"Kalau soal ditunjuk [jadi pengelola Formula E], ya tunjuk lah, sekarang tinggal menyusun Peraturan Gubernur (Pergub). Namun, yang menarik itu, Formula E ini kelasnya di bawah Formula 1, saya mau negosiasikan mereka [Rio dan Sean] dapat wildcard," tutur Direktur Utama Jakarta Propertindo (Jakpro) Dwi Wahyu Daryoto seperti dilansir Antara, Sabtu (17/8/2019).

Namun, keinginan itu belum disampaikan kepada Fédération Internationale de l'Automobile (FIA) karena belum ada landasan hukum terkait pengelolaan ajang balap tersebut.

"Ini saya masih mau negosiasikan, saat ini belum saya ungkapkan wildcard bagi dua pembalap kita untuk ikut kompetisi di situ. Mobilnya mobil mereka dan biasanya kalau tuan rumah bisa dapat fasilitas itu," lanjutnya.

Rio dipilih karena sempat menjadi pembalap Formula 1 untuk tim Manor Racing. Sementara itu, saat ini, Sean sedang bergabung dengan tim Pertamina Prema Racing di Formula 2. Keduanya juga diharapkan dapat menjadi magnet bagi masyarakat serta sponsor.

Terkait sponsor, Dwi mengungkapkan pihaknya berniat mengajak berbagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk ikut serta.

Seperti diketahui, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sudah mengusulkan anggaran sebesar 20,79 juta poundsterling atau setara dengan Rp360 miliar untuk Formula E dalam rancangan APBD-P 2019, yang telah disepakati oleh Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI Jakarta pada Selasa (13/8). Uang tersebut menjadi sebagai biaya komitmen dalam penyelenggaraan Formula E yang akan dibayarkan pada FIA sebagai pemegang merk Formula E.

Jumlah ini belum termasuk pengajuan tambahan sebesar Rp934 miliar, yang mencakup biaya penyelenggaraan dan biaya asuransi.

Di luar itu, ada pula anggaran untuk sosialisasi senilai Rp600 juta. Kemudian, dalam pembahasan KUA-PPAS APBD 2020, Jakpro juga mengajukan anggaran senilai Rp305,2 miliar.

Dengan demikian, total rencana anggaran yang diajukan untuk pelaksanaan Formula E di ibu kota mencapai Rp1,6 triliun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
dki jakarta, Formula E Championship

Sumber : Antara

Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top