Jakpro Prioritaskan Pembangunan LRT Kelapa Gading-JIS, Ini Alasannya

Direktur Utama PT Jakarta Propertindo Dwi Wahyu Daryoto menegaskan pihaknya kini tengah mengonsep ketersediaan fasilitas transportasi massal di kawasan Jakarta International Stadium atau JIS.
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 28 Agustus 2019  |  23:09 WIB
Jakpro Prioritaskan Pembangunan LRT Kelapa Gading-JIS, Ini Alasannya
Warga berada dalam kereta api ringan atau light rail transit (LRT) saat uji coba operasi terbatas di Stasiun Velodrome Rawamangun, Jakarta, Senin (10/9). PT Jakarta Propertindo (Jakpro) melakukan proses uji coba moda transportasi LRT Jakarta secara terbatas yang membentang dari Stasiun Velodrome Rawamangun hingga Stasiun Boulevard Utara Kelapa Gading sepanjang 5,8 km dan berlangsung hingga hingga 20 September 2018. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA — Direktur Utama PT Jakarta Propertindo Dwi Wahyu Daryoto menegaskan pihaknya kini tengah mengonsep ketersediaan fasilitas transportasi massal di kawasan Jakarta International Stadium atau JIS.

Hal itu merupakan syarat dari federasi asosiasi sepak bola internasional (FIFA) agar JIS memenuhi standar sebagai stadion bertaraf internasional.

"Jadi transportasi publik harus ada untuk mengangkut penonton menuju dan meninggalkan stadion," ujar Dwi selepas memimpin pre-construction meeting bersama konsorsium peeusahaan pemenang tender JIS di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (28/8/2019).

Jakpro pun tengah menyusun konsep fasilitas transportasi massal di JIS dengan berdiskusi bersama Kementerian Perhubungan, Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, PT MRT Jakarta, serta PT Kereta Api Indonesia.

"Yang jelas, rencana dari kita sendiri adalah memperpanjang LRT tahap II dari Kelapa Gading ke stadion. Sebetulnya dulu trasenya sudah ada dari Kemayoran Wisma Atlet ke Kelapa Gading. Jadi kita tinggal menambah izin trase dari Kemayoran ke stadion yang kurang lebih hanya 1.8 km. Nah, ini PMD [penyertaan modal daerah] sudah kita susun, business plan juga kita susun untuk diajukan ke pemprov," tambahnya.

Berdasar catatan Bisnis, Jakpro mengajukan PMD hingga Rp7,5 triliun pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta tahun anggaran 2020. Persentase proyek yang diajukan pun didominasi pembangunan yang berhubungan dengan JIS.

Perinciannya yakni pembangunan stadion utama JIS (Rp2,1 triliun), Prasarana Lintas Rel Terpadu (LRT) Jakarta koridor 1 fase 2A Kelapa Gading-JIS (Rp2,2 triliun), serta Sarana LRT Jakarta koridor 1 fase 2A Kelapa Gading-JIS (Rp362 miliar).

Iwan Takwin, Direktur Proyek JIS sekaligus Direktur Proyek LRT Jakarta dari PT Jakpro mengakui bahwa proyek yang berhubungan dengan JIS memang tengah diutamakan.

Kendati demikian, Iwan menjamin proyek LRT Koridor 1 Fase 2 Velodrome-Manggarai akan tetap berproses, walaupun belum ada pengajuan PMD.

"Tetap kita kerjakan secara bertahap. Basic design yang ke Manggarai sudah selesai. Pengajuan PMD nanti akan diproses," jelasnya.

Seperti diketahui, pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) yang akan digarap konsorsium (kerja sama operasional/KSO) pemenang tender, yakni PT Wijaya Karya Gedung, PT Jaya Konstruksi, dan PT Pembangunan Perumahan (PT PP) dengan nilai kontrak Rp4 triliun.

JIS merupakan salah satu janji politik Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kepada para pendukung klub sepak bola Persija Jakarta.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
LRT, jakpro

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top