Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kualitas Udara Jakarta Nomor 2 Terburuk di Dunia

Kualitas Udara Jakarta menempati posisi terburuk nomor dua di dunia pada Sabtu (12/10/2019).
Ni Putu Eka Wiratmini
Ni Putu Eka Wiratmini - Bisnis.com 12 Oktober 2019  |  07:18 WIB
Ilustrasi polusi udara menutupi langit Jakarta yang seharusnya terlihat cerah berawan namun tampak seperti berawan, Kamis (12/9/2019). - Antara
Ilustrasi polusi udara menutupi langit Jakarta yang seharusnya terlihat cerah berawan namun tampak seperti berawan, Kamis (12/9/2019). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Kualitas Udara Jakarta menempati posisi terburuk nomor dua di dunia pada Sabtu (12/10/2019).

Berdasarkan data AirVisual.com, pada pukul 06.23 WIB, Jakarta berada di peringkat dua secara global. Posisi ini naik dua peringkat dari hari sebelumnya.

Peringkat tersebut setara dengan nilai polutan sebesar 191 µg/m³ dengan perimeter PM 2.5.

Di atas Jakarta, dengan kota kualitas terburuk nomor satu dunia, ditempati Lahore, Pakistan. Nilai polutan kota tersebut yakni sebesar 193 µg/m³ dengan perimeter PM 2.5.

Kualitas udara terburuk nomor tiga dunia ditempati Kuwait City, Kuwait dengan nilai polutan kota tersebut yakni sebesar 185 µg/m³ dengan perimeter PM 2.5.

AirVisual.com menganalisa kualitas udara Jakarta yang buruk sebagian besar dipengaruhi pertumbuhan dan perkembangan yang cepat, ditambah dengan praktik pembakaran pertanian musiman, ketergantungan pada pembangkit listrik tenaga batu bara, dan kendaraan yang tidak efisien bahan bakar.

Buruknya kualitas udara Jakarta mulai terasa pada pertengahan tahun tepatnya Mei 2019 dan berlangsung hingga Juli 2019.

Pada Agustus, kualitas udara Jakarta dari katagori tidak sehat pada bulan-bulan sebelumnya, membaik menjadi tidak sehat untuk sekelompok orang.

Padahal sejak Januari hingga Maret 2019, kualitas udara Jakarta masih berada pada katagori sedang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

polusi udara polusi jakarta
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top