Nomor Polisi Mobil yang Terbakar di SPBU Setu Diduga Palsu

Informasi melalui pelat nomor mobil sangat dibutuhkan untuk mengungkap identitas pemilik kendaraan serta sopir yang melarikan diri saat kebakaran terjadi.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 14 Oktober 2019  |  12:00 WIB
Nomor Polisi Mobil yang Terbakar di SPBU Setu Diduga Palsu
Lima unit drum diduga bermuatan bahan mudah terbakar ditemukan dari dalam mobil Grandmax yang terbakar di SPBU Setu, Cipayung, Jakarta Timur. - Antara/Andi Firdaus

Bisnis.com, JAKARTA — Kepolisian Sektor Cipayung, Jakarta Timur, menduga mobil Daihatsu Grandmax yang menjadi pemicu kebakaran SPBU Setu, Jumat (11/10/2019), menggunakan pelat nomor polisi palsu.

 "Diduga pelat nomornya palsu, kami masih lacak," kata Kepala Unit Reskrim Polsek Jakarta Timur Iptu Budi Esti, Senin (14/10/2019).

Menurutnya, informasi melalui pelat nomor mobil sangat dibutuhkan untuk mengungkap identitas pemilik kendaraan serta sopir yang melarikan diri saat kebakaran terjadi.

Mobil jenis Daihatsu Grandmax berwarna putih B 1533 L itu diduga menjadi pemicu kebakaran SPBU 3413805 Jalan Pagelarang, Setu, Cipayung, karena membawa lima unit drum yang diduga bermuatan bahan yang mudah terbakar.

Budi mengatakan bahwa jajarannya terus berupaya melacak identitas pengendara mobil melalui penelusuran nomor rangka dan mesin mobil.

"Baru saya ambil nomor rangka sama nomor mesinnya untuk mengetahui siapa pemiliknya," ujar Budi.

Selain melacak identitas pengendara, polisi juga melibatkan Tim Laboratorium Forensik Mabes Polri untuk menyelidiki pemicu kebakaran serta pihak yang bertanggung jawab atas insiden tersebut. "Kami lagi tunggu hasil cek laboratorium Mabes Polri," katanya.

Sebanyak empat unit dispenser berikut satu unit mobil terbakar di SPBU Setu dengan kerugian ditaksir mencapai Rp500 juta.

Meski tidak ada korban luka maupun jiwa dalam insiden itu, operasional SPBU terpaksa ditutup selama proses penyelidikan polisi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
spbu, kebakaran

Sumber : Antara

Editor : Zufrizal
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top