Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

172 Warga Kota Bogor Ikut Rapid Test Covid-19, Ini Hasilnya

Dinas Kesehatan Kota Bogor melaksanakan rapid test Covid-19 terhadap 172 warga yang berkategori orang dengan risiko (ODR) dengan hasil tiga orang terindikasi positif.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 17 April 2020  |  17:36 WIB
Ilustrasi proses rapid test Covid-19. - Antara
Ilustrasi proses rapid test Covid-19. - Antara

Bisnis.com, BOGOR – Dinas Kesehatan Kota Bogor melaksanakan rapid test Covid-19 terhadap 172 warga yang berkategori orang dengan risiko (ODR) dengan hasil tiga orang terindikasi positif—kepastiannya masih akan diuji swab—dan 169 orang negatif.

"Peserta yang hasil tesnya positif masih dilanjutkan dengan tes swab di RSUD Kota Bogor, Jawa Barat, untuk memastikan apakah benar positif Covid-19," kata Wakil Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim pada Jumat (17/4/2020).

Menurut Dedie, hasil tes swab lebih akurat untuk memastikan apakah ketiga orang itu benar-benar positif meskipun waktu tunggu hasil tes swab ini lebih lama.

Tes swab dilakukan dengan menyeka bagian belakang tenggorokan pasien. Tes ini menerapkan metoda PCR (polymerase chain reaction) atau perbanyakan (replikasi) DNA (deoxyribonucleic acid) secara enzimatik tanpa menggunakan organisme.

Dedie menambahkan dari tes swab terhadap 26 ODR yang telah dilakukan sebelumnya, sampelnya dikirim ke laboratorium Institut Pertanian Bogor (IPB) dan hasilnya semua negatif.

Dinas Kesehatan Kota Bogor melaksanakan lagi rapid test untuk mendeteksi virus corona jenis Covid-19 terhadap 300 warga yang berkategori ODR. Dari 300 ODR yang diundang, hadir 172 ODR.

Pelaksanaan rapid test di halaman GOR Pajajaran Kota Bogor pada Kamis (16/4/2020), dengan pola drive thru, yakni peserta tes berada di kendaraan mobil atau sepeda motor, sehingga tidak ada antrean orang dalam jarak dekat. Antrean dilakukan dari kendaraan masing-masing dengan jarak sosial yang telah ditetapkan.

Petugas dari Dinas Kesehatan mengenakan pakaian dilengkapi alat pelindung diri (APD) yang datang ke kendaraan dan melakukan tes yakni mengukur temperatur tubuh menggunakan thermogun dan mengambil sampel darah. Peserta yang menjalani tes akan mengetahui hasilnya 10 – 15 menit kemudian.

Berdasarkan data dari Posko Siaga Corona Dinas Kesehatan Kota Bogor, sampai Rabu (15/4/2020), terdapat 368 ODP dalam pemantauan dan 13 OTG dalam pemantauan.

Sementara itu, kasus positif Covid-19 di Kota Bogor secara keseluruhan hingga Rabu tercatat 58 kasus dan dari jumlah tersebut 10 kasus meninggal dunia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona kota bogor

Sumber : Antara

Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top