Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Takbiran saat Pandemi Covid-19, Ini Imbauan Pemprov DKI Jakarta

Takbir dan salat Ied diharagkan agar dilakukan di rumah masing-masing, sedangkan masjid-masjid mengumandangkan takbir bergantian maksimal lima orang.
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 22 Mei 2020  |  20:13 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. - Dok. Pemprov DKI
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. - Dok. Pemprov DKI

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berharap besar segala tradisi yang melekat saat lebaran, tetapi berpotensi menularkan Covid-19, ditangguhkan dahulu selama Idulfitri 1441 H.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyarankan agar kegiatan takbir dan salat Ied dilaksanakan di rumah masing-masing, sementara masjid-masjid mengumandangkan takbir maksimal bergantian lima orang di tiap masjid dengan tetap menjaga jarak aman.

"Rumah-rumah kita Insya Allah menjadi tempat di mana para orang tua memimpin, memandu keluarganya, menggabungkan kalimat takbir. Insyaallah rumah kita adalah tempat kita bertakbir yang akan menjadi pengalaman mengesankan bagi semuanya," jelasnya, Jumat (22/5/2020).

Menurut Anies, kedisiplinan masyarakat saat lebaran di tengah masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Jilid III yang akan berlangsung hingga 4 Juni 2020 ini begitu menentukan kondisi Ibu Kota ke depan.

Anies pun menganggap masyarakat yang disiplin sama saja dengan pahlawan yang membuat kondisi Jakarta lebih baik, sembari mengajak masyarakat yang belum patuh mulai mengambil bagian.

"InsyaAllah bisa lewati dua pekan ke depan dengan baik, kembali beraktivitas seperti semula, dan InsyaAllah di momen Idul Fitri ini menjadi momen kita membalikkan dari masa penuh ujian wabah konflik menuju masa transisi kembali ke normal baru untuk seluruh masyarakat di Jakarta," tambahnya.

Turut hadir Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta Munahar Mukhtar yang mengajak masyarakat bersilaturahmi lewat online, secara jarak jauh, dan tetap di rumah. Terpenting substansinya tercapai dan tetap membawa keberkahan.

Senada dengan MUI, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) DKI Jakarta Ma'mun Al-Ayyubi juga mengajak masyarakat untuk tak membuat kegiatan yang kontraproduktif terhadap ibadah puasa yang telah dijalankan selama satu bulan.

Ma'mun menyarankan agar menjalankan salat idul fitri di rumah dan menyiarkan takbir di masjid dengan tetap menjaga protokol Covid-19. Jangan sampai ibadah justru dirusak dengan membahayakan orang lain di tengah maraknya penularan Covid-19.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jakarta lebaran idulfitri Virus Corona
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top