Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

New Normal, Sekolah di Bogor Kembali Dibuka

Bupati Bogor Ade Yasin menyatakan bahwa sekolah-sekolah di Kabupaten Bogor akan kembali dibuka ketika penerapan normal baru atau "new normal" setelah pencabutan masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB).
Newswire
Newswire - Bisnis.com 28 Mei 2020  |  14:48 WIB
Bupati Bogor Ade Yasin saat meninjau salah satu stasiun KRL di Kabupaten Bogor Jawa Barat, Senin (20/4/2020). - Antara
Bupati Bogor Ade Yasin saat meninjau salah satu stasiun KRL di Kabupaten Bogor Jawa Barat, Senin (20/4/2020). - Antara

Bisnis.com, CIBINONG  - Bupati Bogor Ade Yasin menyatakan bahwa sekolah-sekolah di Kabupaten Bogor akan kembali dibuka ketika penerapan normal baru atau "new normal" setelah pencabutan masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

"Saya sudah instruksikan kepada camat agar berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan kaitannya dengan persiapan new normal di sektor pendidikan," ujar Ade Yasin, usai memimpin rapat di kantornya, Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis (28/5/2020).

Menurutnya, rombongan belajar (rombel) pada masing-masing sekolah akan diperbanyak, untuk menjaga jarak di dalam kelas demi mengantisipasi penularan Covid-19, mengingat keterbatasan jumlah kelas di setiap sekolah.

"Saat menerapkan physical distancing (jaga jarak) maka ruangan kelas otomatis tidak akan mencukupi, jadi harus diubah skemanya. Misalkan, masuk sekolah dua hari-dua hari, atau pagi dan siang," kata Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19  Kabupaten Bogor itu pula.

Ade Yasin menyebutkan bahwa Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat tengah menyusun rencana new normal di tengah pandemi Covid-19 jelang berakhirnya PSBB.

"New Normal menjadi suatu keniscayaan, mengingat belum ada yang tahu kapan pandemi ini berakhir dan vaksin belum ditemukan. Oleh sebab itu, kita harus mulai mempersiapkan segala sesuatunya," kata Ade Yasin.

Secara umum konsep new normal, yaitu kembali memberikan kelonggaran sosial setelah dilakukan pembatasan pada masa PSBB, tapi dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

"Masyarakat harus sadar dan patuh dalam menjalankan pola hidup sehat, memperkuat kekebalan tubuh, juga harus mampu beradaptasi menjadikan protokol kesehatan sebagai rutinitas sehari-hari," katanya lagi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kabupaten bogor Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top