Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Anies Tolak Usulan Bansos Dipotong Buat Tunjangan ASN

Anies berpesan kepada jajarannya agar senantiasa tangguh, tidak loyo, tidak mengeluh, dan mampu memberikan contoh sikap abdi negara yang tabah menghadapi cobaan.
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 29 Mei 2020  |  13:05 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. - JIBI/Bisnis/Aziz Rahardyan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. - JIBI/Bisnis/Aziz Rahardyan

Bisnis.com, JAKARTA — Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku pernah mendapat kondisi dilematis akibat adanya usulan memotong biaya bantuan sosial, agar Pemprov DKI bisa memberikan Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) jajarannya secara penuh.

Hal ini disampaikan Anies dalam video pesan Anies untuk ASN DKI Jakarta, berisi tentang pengumuman relokasi belanja pegawai yang berkurang Rp4,3 triliun.

Anies menjelaskan bahwa gaji ASN tak berubah. Namun, sebesar 25 persen TKD ASN Pemprov DKI telah direlokasi untuk mengamankan anggaran bansos. Sementara 25 persen berikutnya ditunda pemberiannya karena dialihkan untuk darurat penanganan Covid-19.

"Dalam pembahasan saat itu sempat ada usulan agar bansos seperti KJP, lalu bantuan-bantuan lain itu dipangkas 50 persen. Tujuannya agar TKD bagi semua ASN bisa dipertahankan. Nilai pemotongan Bansos itu kira-kira Rp2 triliun. Sama dengan 25 persen anggaran TKD," ungkap Anies.

Alhasil, ada dua pilihan yang harus diambil Anies. Memberikan uang rakyat sebesar Rp2 triliun untuk oleh 63.000 ASN DKI, atau untuk 1,2 juta rakyat prasejahtera di Jakarta.

Anies pun memilih mengalokasikan anggaran ini untuk bansos, sebab 1,2 juta warga Jakarta tersebut merupakan orang-orang yang lebih membutuhkan karena mengalami kesulitan ekonomi.

"Kita adalah penyelenggara negara, tugas kita adalah lindungi rakyat. Keselamatan rakyat adalah prioritas nomor satu. Dalam kondisi apapun sikap kita harus jelas: menomordatukan rakyat daripada diri sendiri," tambah Anies.

Oleh sebab itu, Anies berpesan kepada jajarannya agar senantiasa tangguh, tidak loyo, tidak mengeluh, dan mampu memberikan contoh sikap abdi negara yang tabah menghadapi cobaan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jakarta anies baswedan
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top