Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kantor Tak Jalankan Protokol Kesehatan? Anies: Laporkan!

Tiga perkantoran di DKI Jakarta melaporkan karyawannya terpapar Covid-19. Salah satu karyawan perkantoran tersebut meninggal dunia.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 26 Juli 2020  |  16:18 WIB
Gubernur DKI Anies Baswedan saat memaparkan  kasus Covid-19 di DKI Jakarta, Kamis (4/6/2020). - Istimewa
Gubernur DKI Anies Baswedan saat memaparkan kasus Covid-19 di DKI Jakarta, Kamis (4/6/2020). - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Protokol kesehatan wajib dijalankan di setiap perkantoran di DKI Jakarta.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta pegawai melapor ke Pemprov DKI jika penerapan protokol kesehatan di kantornya tidak sesuai dengan instruksi pemerintah.

"Laporkan saja, kalau Anda bekerja di situ, tempat Anda bekerja tidak menaati protokol, laporkan saja," kata Anies di Jakarta, Minggu (26/7/2020).

Anies mengharapkan para pekerja menaati protokol kesehatan antara lain dengan memakai masker, menjaga jarak saat bekerja dan rutin mencuci tangan untuk mengatasi adanya penyebaran penyakit Covid-19 di perkantoran.

Sebelumnya, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi DKI Andri Yansyah mengatakan, setidaknya ada tiga perusahaan yang telah melaporkan ada pegawainya terpapar corona.

Tapi mantan Kadishub DKI itu tak menyebut nama ketiga perusahaan tersebut. Ia hanya menyampaikan bahwa ketiganya berada di kawasan Jakarta Timur.

"Enggak boleh kami kasih tahu, tapi daerahnya Jakarta Timur itu tiga-tiganya," kata Andri.

Dari ketiga pegawai perusahaan itu, Andri mengatakan, ada satu karyawan meninggal dunia. Sedangkan dua lainnya masih dirawat di rumah sakit.

Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi (Diskertrans) dan Energi DKI Jakarta menerbitkan Surat Keputusan (SK) Nomor 1363 Tahun 2020 tentang Protokol Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Perkantoran/Tempat Kerja Pada Masa Transisi Menuju Masyarakat Sehat, Aman dan Produktif.

Berikut aturan lengkap protokol kesehatan yang harus diterapkan perusahaan:

  1. Pembentukan Tim Gugus Tugas Covid-19 di Internal Perusahaan
  2. Pembatasan jumlah pekerja paling banyak 50 persen
  3. Penyesuaian hari kerja, jam kerja, shift kerja, dan sistem kerja melalui pengaturan jam kerja dengan jeda minimal tiga jam
  4. Melakukan pengaturan penggunaan fasilitas pekerja
  5. Mewajibkan seluruh pekerja dan tamu atau pengunjung diwajibkan setiap saat menggunakan masker dan alat pelindung diri lainnya
  6. Melakukan disinfeksi di lingkungan kerja secara berkala menggunakan pembersih dan disinfektan yang sesuai serta menjaga kebersihan lingkungan kerja
  7. Melakukan pengukuran suhu tubuh (skrining)
  8. Menyediakan alat sanitasi kebersihan seperti hand sanitizer
  9. Menyediakan sarana dan prasarana untuk cuci tangan atau membersihkan diri dengan sabun dan air mengalir
  10. Tidak melakukan Pemutusan Hubungan Kerja dan tetap memberikan hak-hak yang biasa diterima oleh pekerja
  11. Melakukan Self-Assessment Risiko Covid 19, satu hari sebelum pekerja masuk kantor bagi seluruh pekerja untuk memastikan pekerja dalam kondisi tidak terjangkit Covid-19 serta mewajibkan tamu atau pengunjung untuk mengisi Form Self- Assessment
  12. Perusahaan menetapkan jumlah maksimal pekerja yang berada dalam satu ruangan dengan memperhatikan jarak minimal antar pekerja paling sedikit dalam rentang satu meter (physical distancing)
  13. Memaksimalkan penggunaan teknologi untuk mengurangi kontak langsung antar pekerja
  14. Melakukan pemantauan kesehatan pekerja secara proaktif
  15. Mengimbau pekerja untuk menggunakan kendaraan pribadi, diutamakan sepeda dan jalan kaki
  16. Menyediakan fasilitas pendukung bagi pekerja yang bersepeda ke kantor
  17. Melakukan pembersihan pada kendaran operasional kantor
  18. Melakukan rekayasa engineering
  19. Menyediakan area atau ruangan tersendiri untuk observasi
  20. Memberikan surat perintah tugas, ID Card, dan seragam kantor apabila ada kepada pekerja yang ditugaskan
  21. Menyampaikan informasi terkini serta kepada seluruh pekerja melalui sarana prasarana dan media yang paling efektif
  22. Memberikan pembinaan bagi pekerja yang tidak melaksanakan protokol pencegahan dan pengendalian COVID-19
  23. Menempel Pakta lntegritas di area perusahaan yang mudah dibaca

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dki jakarta anies baswedan

Sumber : Antara

Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top