Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Gawat, Jakarta Krisis Tempat Tidur untuk Pasien Corona

Jika tidak ada penambahan tempat tidur bagi pasien Covid-19 di wilayah DKI Jakarta, maka rumah sakit bakal jebol atau overkapasitas.
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 06 Agustus 2020  |  11:56 WIB
Petugas melayani calon pasien menyelesaikan proses administrasi di RSUD Jati Padang, Jakarta, Senin (7/1/2019). - ANTARA/Aprillio Akbar
Petugas melayani calon pasien menyelesaikan proses administrasi di RSUD Jati Padang, Jakarta, Senin (7/1/2019). - ANTARA/Aprillio Akbar

Bisnis.com, JAKARTA - Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti membeberkan kapasitas tempat tidur untuk pasien Covid-19 di sejumlah rumah sakit DKI Jakarta sedang dalam kondisi kritis.

“Saat ini kita sedang dalam kondisi yang kritis karena harian kapisitas tempat tidur yang terpakai lebih dari 50 persen, tentu kita harus waspada,” kata Widyastuti saat memberi keterangan dalam sebuah webinar pada Kamis (6/8/2020).

Jika tidak ditambahkan, menurut dia, ketersediaan tempat tidur bagi pasien Covid-19 di wilayah DKI Jakarta bakal jebol atau overkapasitas.

“Kalau tidak ditambahkan kapasitas tempat tidurnya sementara testing kita harian 5 ribu spesimen yang kita lakukan secara gratis kemudian ditambahkan kolaborasi dengan laboratorium swasta tentu akan jebol karena tidak cukup,” ujar Widyastuti.

Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta melaporkan terjadi penambahan 357 kasus terkonfirmasi positif  infeksi Virus Corona (Covid-19) pada Rabu (5/8/2020).

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Weningtyas Purnomorini menuturkan jumlah kasus aktif Covid-19 di Jakarta saat ini sebanyak 7.611 kasus yang tengah dirawat di rumah sakit atau melakukan isolasi mandiri.

“Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 7,4 persen, sedangkan Indonesia sebesar 15,2 persen. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5 persen,” kata Weningtyas melalui keterangan resmi pada Rabu (5/8/2020).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jakarta Virus Corona covid-19
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top