Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

PSBB Transisi DKI Jakarta Kembali Diperpanjang, Pengaturan Lebih Ketat!

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengumumkan perpanjangan PSBB Masa Transisi Fase I untuk keempat kalinya yakni hingga 27 Agustus 2020.
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 13 Agustus 2020  |  20:54 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memaparkan evaluasi PSBB tahap III di DKI, Kamis (4/6/2020). - Istimewa
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memaparkan evaluasi PSBB tahap III di DKI, Kamis (4/6/2020). - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA — Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengumumkan perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Masa Transisi Fase I untuk keempat kalinya selama dua pekan hingga 27 Agustus 2020 mendatang.

Selama periode itu, Anies menegaskan, Pemprov DKI Jakarta bakal memperketat kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan di ruang publik, khususnya di akhir pekan dan peringatan kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-75 pada 17 Agustus mendatang.

"Dengan mempertimbangkan segala kondisi, setelah kami berkonsultasi dengan pakar kesehatan khususnya epidemiolog, dan berkoordinasi dengan jajaran Forkopimda pada sore tadi, kami memutuskan untuk kembali memperpanjang PSBB Masa Transisi di fase pertama ini untuk keempat kalinya hingga tanggal 27 Agustus 2020,” kata Anies melalui keterangan resmi pada Kamis (13/8/2020).

Melaui perpanjangan ini, Anies menegaskan, bakal berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan TNI untuk berfokus pada penegakan ketentuan PSBB transisi Fase I, khususnya penggunaan masker di tengah masyarakat.

"Seluruh aktivitas sosial bersama yang menyebabkan kerumunan itu akan ditunda. Dan ini artinya, kegiatan Care Free Day kami putuskan untuk ditiadakan, karena Car Free Day ini berpotensi kerumunan. Yang kedua, adalah perayaan 17 Agustusan. Menghias kampung, rumah, maupun kantor bisa tetap berjalan. Kalau mau melaksanakan upacara diperbolehkan dengan jumlah yang terbatas. Tapi, lomba-lomba yang biasanya dilakukan itu ditiadakan,” ujarnya.

Dinas Kesehatan DKI Jakarta melaporkan penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 621 orang pada hari terakhir Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi fase I jilid ketiga. Angka itu berasal dari pemeriksaan PCR sebanyak 6.087 spesimen pada hari ini.

“Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 5.049 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 621 positif dan 4.428 negatif,” Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia melalui keterangan resmi pada Kamis (13/8/2020).

Dengan demikian, total kasus aktif terkonfirmasi positif Covid-19 di wilayah DKI Jakarta sebanyak 9.044 orang baik yang tengah dirawat maupun menjalani isolasi.

“Sedangkan, jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 27.863 kasus. Dari jumlah tersebut, 17.836 orang dinyatakan telah sembuh dengan tingkat kesembuhan 64 persen, dan 981 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 3,5 persen,” kata dia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dki jakarta Virus Corona covid-19 Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top