Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sekuriti Unjuk Rasa, TB Simatupang Arah Lebak Bulus Tersendat

Massa aksi berkumpul sambil duduk-duduk di trotoar pinggir Jalan TB Simatupang. Ini mengakibatkan arus lalu lintas kendaraan jadi tersendat.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 06 Oktober 2020  |  13:05 WIB
Arus lalu lintas kendaraan di Jalan TB Simatupang arah Lebak Bulus tersendat akibat demo pekerja di depan Metropolitan Tower, Selasa (6/10/2020). - Antara/Laily Rahmawaty
Arus lalu lintas kendaraan di Jalan TB Simatupang arah Lebak Bulus tersendat akibat demo pekerja di depan Metropolitan Tower, Selasa (6/10/2020). - Antara/Laily Rahmawaty

Bisnis.com, JAKARTA - Aksi unjuk rasa pekerja terjadi di depan Metropolitan Tower, Jakarta Selatan.

Hal itu menyebabkan arus lalu lintas di Jalan TB Simatupang arah Lebak Bulus, Jakarta Selatan, pada Selasa (6/10/2020) pukul 11.34 WIB tersendat.

Unjuk rasa dilakukan oleh dua organisasi para pekerja, yakni Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI).

Aksi diikuti sekitar 100 orang para pekerja yang menuntut menghentikan pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak oleh PT G4S. Seluruh pekerja merupakan petugas keamanan atau sekuriti.

Massa aksi berkumpul sambil duduk-duduk di trotoar pinggir Jalan TB Simatupang. Ini mengakibatkan arus lalu lintas kendaraan jadi tersendat.

Kapolsek Cilandak Kompol Iskandarsyah mengatakan pihaknya berkoordinasi dengan Satlantas Polres Metro Jakarta Selatan untuk mengatur kelancaran arus lalu lintas selama massa melakukan aksi.

Menurut dia, saat ini massa masih menunggu proses mediasi dengan pihak perusahaan PT G4S.

"Arus lalu lintas kami sedang atur dan berkoordinasi dengan bagian lalu lintas," kata Iskandarsyah.

Sementara itu, menurut Adi, 50, perwakilan massa pekerja, unjuk rasa dilakukan terkait PHK sepihak yang dilakukan perusahaan.

Menurut dia, sejak pergantian manajemen di perusahaan sekitar dua bulan lalu, terjadi upaya pemberangusan serikat pekerja dan beberapa pekerja yang tergabung sebagai pengurus, mengalami PHK sepihak.

Selain itu, perusahaan juga memberikan skorsing kepada pekerja yang menolak PHK tanpa dibayar gaji.

"Jadi, yang kami tuntut adalah terima kembali pekerja yang di-PHK dan bayar upah kami yang belum dibayarkan," ujar Adi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kspi unjuk rasa phk fspmi

Sumber : Antara

Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top